Diduga Keracunan Jajanan Makaroni Dan Cireg, 24 Pelajar TK Dan SD Jalani Perawatan Medis




MenaraToday.Com - Cianjur :

Diduga keracunan makanan jajanan anak (Makaroni dan Cireng) sebanyak 24 pelajar TK Tunas Karya PTPN VIII Panyairan, di Kampung Balapulang dan SDN 3 Sukanagara, di Cibeureum, Kecamatan Sukanagara, dilarikan ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medist, Selasa (29/10/2019).


Kapolsek  Sukanagara AKP Cahyadi saat dikonfirmasi membenar hal tersebut menurutnya akibat keracunan tersebut di duga dari jajanan anak, seperti makaroni dan cireng.

"Korban telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Sukanagara, guna mendapatkan perawatan lebih lanjut," kata Cahyadi.

Cahyadi menambahkan upaya yang dilakukan pihak Kepolisian Sektor Sukanagara, yakni mendatangi TKP, mencatat nama-nama korban serta membawa korban ke Puskesmas dan mengamankan pedagang.
“Saat ini dua murid TK sudah bisa dipulangkan, sementara sisanya masih dalam perawatan pihak Puskesmas," terangnya. Sementara data korban yang kami terima yakni : Cantika (10), warga Kampung Lewibunder, Aqila (10), warga Kampung Babakan Ladang, Alsan (5), warga Kampung Babakan Lapang, Fransiska (6), warga Kampung Balapulang, Farhan (6), warga Kampung Sukagalih, Tri Nuraeni (10), Kampung Batukorsi, M Farhan (6), warga Sukagalih, Najla (10), warga Kampung Pos, Siti salsiah (11), warga Kampung Cibereum, Rizal  (7), warga Kampung Lapang. Lutfia Srifama (11), warga Kampung Cibereum, Mala (9), warga Kampung Ciberem, Bilqis (5), warga Babakan Lapang, Adela (6,5), warga Kampung Pertasm Dika (12), warga Kampung Babakan Anyar, Farhan Anugrah (11), warga Kampung Langensari, Nurul Falah (6), warga Kampung Balapulang, Albi (6), warga Kampung Batukorsi, Yunas (12), warga Kampung Sirnagalih, Fatwa Aulia (9), warga Sirnagalih, Apriansyah (11), warga Kampung Sirnagalih, Nabil (7), warga Kampung Sirnagalih, Najwqa (6), warga Kampung Batukorsi. Sintia (7), warga Kampung Sirnagalih 2.” Ujar Cahyadi sembari menyebutkan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi serta meminta keterangan pedagang jajanan tersebut (SN/AC).

Lebih baru Lebih lama