Masyarakat Simalungun Sesalkan Keputusan Bupati Terkait Keputusan Pemberhentian Tenaga Honorer




MenaraToday.Com – Simalungun :

Masyarakat Kabupaten Simalungun mengeluhkan kinerja Pemkab Simalungun terkait masih banyaknya kerusakan pembangunan dan pelayanan pemerintah yang dinilai belum maksimal.

Salah satunya atas adanya keputusan Bupati Simalungun, JR Saragih terkait pemberhentian tenaga honorer mulai dari Januari 2019 yang lalu yang mengecewakan masayarakat karena terkesan hanya untuk kepentingan segelintir orang. Dan sebelumnya diketahui mulai periode pertama dan periode kedua JR Saragih selalu aktif menghembuskan angin segar untuk selalu merekrut tenaga honorer, namun mau memasuki akhir masa jabatan tinggallah semua dan honorerpun diberhentikan.

Namun saat itu honorer dengan semangat dan menyuarakan kekesalan / kekecewaannya dengan mendatangi gedung DPRD Simalungun dan memohon untuk dikembalikan bekerja, walaupun hasilnyapun sia-sia dengan alasan keuangan Pemkab tidak mencukupi.

Tapi saat inipun juga kepercayaan masyarakat kabupaten Simalungun pada anggota DPRDnya hilang, dengan adanya temuan Badan pemeriksaan Keuangan (BPK) pada TA.2018 ada senilai Rp. 4,9 miliar menjadi temuan dan kebanyakan kelebihan pembayaran reses bapak dan ibu DPRD pada 2018.

Seperti yang disampaikan Janwar Purba pada menaratoday.com 25/11/2019di pematang raya, "Anggota DPRD aja ada temuan penyalah gunaan anggaran, berarti ini semua hanyalah kepentingan mereka. Bagaimana lagi mereka harus mengawasi pemerintah?" Ujarnya. (R1/red)

Lebih baru Lebih lama