Foto : Akun Instagram @putrikladiaa
MenaraToday.Com – Dairi :
Lettu Erizal Zuhri Sidabutar, personil Kopassus yang tewas di
tembak kelompok KKB di Papua telah berencana akan menikahi wanita pujaan
hatinya bulan Februari 2020 mendatang.
Hal tersebut dibenarkan Kabag Humas Polres Dairi, Ipda Dony Saleh
saat berbincang dengan awak media, Rabu (18/12/2019) siang.
“Memang bulan Februari tahun 2020 nanti, dia mau menikah dengan
kekasihnya Putri Ladia dan kita lihat kesedihan wanita tersebut dalam akun Instagramnya
@putrikladiaa, yang menggunggah foto seorang wanita muda mengenakan kebaya
merah dengan menggandeng tangan Erizal yang berseragam TNI lengkap dengan baret
merahnya” ujar Dony Saleh.
Ketika ditelusuri akun instagram @putrikladiaa terdapat caption
dengan tulisan "Innalilahi wainnalilahi rojiun telah berpulang Lettu (inf)
Erizal Zuhry Sidabutar dalam tugas operasi Papua. Semoga beliau diterima di
sisi Allah SWT, dan dilapangkan kuburnya terima kasih atas perhatian dan doa doa
rekan sekalian. Dan pada hari Rabu (18/12/2019) sekira pukul 09.00 Wib akun @putrikladiaa
mem-posting foto Erizal mengenakan seragam lapangan membawa ransel. Foto itu
disertai tulisan: "Uda ngerasa banget dari Minggu lalu sebelum berangkat
gerak kali ini lebih khawatir sampe gak bisa tidur berhari-hari kepikiran terus
sampe chat inang minta doain abang, apalagi sebentar lagi mau pulang ke Jakarta,
Ade percaya selalu abang pasti bisa tapi Allah berkata lain, Allah lebih sayang
abg dibanding kita semua, Allah tahu yang terbaik untuk Abang, pernikahan kita
yang sebentar lagi setelah abang pulang tugas Papua juga Allah berikan yang
terbaik untuk kita, Al Fatihah."
Seperti diberitakan, Erizal gugur dalam
kontak tembak antara Satgas Penegakan Hukum (Gakum) TNI bersama Polri dengan
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,
Papua, Selasa (17/12). "Pada saat melaksanakan patroli keamanan, terjadi
kontak tembak yang mengakibatkan dua prajurit TNI gugur yaitu Lettu Inf Erizal
Zuhri Sidabutar dan Serda Rizky. Saat ini kedua jenazah dalam proses
evakuasi," kata Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Sus Taibur Rahman.
(Nunk/MDC)
