MenaraToday.com - Simalungun :
Kegiatan pembangunan yang bersumber dari anggaran belanja dan pendapatan negara (APBN) melalui kegiatan dana desa dikabupaten Simalungun saat ini menjadi perhatian, karena banyaknya dugaan terjadinya manipulasi dan Mark up dalam pelaksanaan teknis kegiatannya.
Salah satunya diduga pangulu Nagori tangga batu, kecamatan hatonduhan, Kabupaten simalungun. Irawanto sebagai pangulu diduga memanipulasi pengadaan alat-alat kerja yang dibelanjakan dari dana desa.
Hal tersebut saat dikonfirmasi dikantor pangulu Nagori tangga batu beberapa waktu lalu, melalui staffnya berdalih bahwa alat-alat kerja tersebut sudah rusak dan hilang sehingga tidak ada lagi dikantor.
Namun saat menaratoday.com pertanyakan bahwa ada buku daftar alat-alat kerja tersebut dan apakah memang dibelanjakan?, Ada berita acara hilangnya alat-alat kerja tersebut mulai tahun anggan 2015 hingga saat ini?
Staff pangulu hanya berdalih, "kalau berita acara itu sekarang tidak ada, tapikan yang bisa dibuatnya itu nanti. Dan kalau daftarnya memang tidak ada sih, lagian sudah hilangnya semua untuk apa lagi itu" cetusnya.
Inspektorat kabupaten Simalungun diharapkan turun dan periksa dugaan tersebut, pasalnya adanya dugaan bahwa alat-alat kerja tersebut tidak dibelanjakan dan hanya memanfaatkan alat-alat kerja yang dibawa secara pribadi oleh pekerja. Dan diduga terjadinya manipulasi dalam laporan pertanggung jawaban anggaran terkait pengadaan alat-alat kerja tersebut. (R1/red)
