Warga Teluk Sindur Ditemukan Mengapung 500 Meter Arah Hilir Desa Nanga Mandai

Keterangan Foto : Suasana /// Tim gabungan BPBD,Tagana, TRC Kapuas Hulu, TNi dan Polsek Bika saat melakukan evakuasi korban tenggelam di sungai Kapuas.Rabu, (3/6)_Foto (Febri/Bayu)

Menaratoday.com - Kapuas Hulu (Kalbar)

Bika - Warga Desa Teluk Sindur Kecamatan Bika bernama Intal (63) laki - laki yang dilaporkan hilang saat mencari ikan di sungai menggunakan sampan pada Selasa (2/6/2020) kemarin akhirnya ditemukan mengapung di sungai Kapuas, Rabu (3/6/2020)

Kapolsek Bika Iptu Febri Pardiansyah mengatakan sejak kemarin Pukul 13.00 WIB, Tim gabungan BPBD, Tagana, TRC  Kapuas Hulu, TNI dan Polsek Bika serta masyarakat melakukan Penyisiran di sungai Kapuas mulai dari Desa Teluk Sindur sampai Dusun Ujung Pinang Desa Bika Hulu Kecamatan Bika.


"Pukul 18.00 WIB tim gabungan menghentikan sementara melakukan pencarian, karena kondisi untuk melakukan pencarian malam hari tidak memungkinkan dan pencarian akan di lanjutkan paginya pada Rabu (3/6/2020)

"Pukul 06.30 WIB, tim gabungan Basarnas, BPBD, Tagana, TRC dan Polsek Bika mendapat informasi dari warga Desa Nanga Mandai Kecamatan Bika telah melihat/menemukan mayat seseorang mengapung sekitar 500 Meter arah hilir Desa Nanga Mandai Kecamatan Bika," ungkap Kapolsek.

Maka Pukul 07.00 WIB, tim gabungan beserta keluarga korban menuju ke Desa Nanga Mandai Kecamatan Bika dan benar telah menemukan mayat korban mengapung di sungai Kapuas.


"Mayat korban sampai di rumah duka pada pukul 09.00 Wib dan pihak tim gabungan langsung menyerahkan mayat korban ke pihak keluarga korban," kata Kapolsek.

Pihak keluarga korban menerima akan kematian korban, karena diketahui sebelumnya bahwa korban sering mengalami sakit kepala secara tiba - tiba

"Keluarga korban menerima kematian dan menyatakan tidak perlu untuk di lakukan visum maupun otopsi karena korban diketahui sudah sering sakit/pusing sebelumnya dan selanjutnya langsung di makamkan," pungkas Kapolsek. (Bayu)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama