-->
Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Komnas Pelindungan Anak Temukan Dugaan Kekerasan Terhadap Anak Di Panti Asuhan Elim HKBP



Menaratoday.com, Pematangsiantar:

Hasil kunjungan ketua Umum Komnas Anak ARIST MERDEKA SIRAIT Di Panti Asuhan ELIM HKBP yang beralamatkan  di jalan Ahmad Yani kecamatan Siantar Timur sekitar pukul 16.20 Wib pada hari Selasa 27 Juli 2020

Pada kunjungan tersebut, Arist Merdeka Sirait mengatakan." Anak adalah titipan Tuhan kepada kita sebagai orang tua baik orang tua kandung ataupun orang tua asuh, namun apa jadinya jika anak yang dititipkan tidak di jaga dengan baik," ujarnya.

Seperti halnya yang terjadi pada panti Elim HKBP yang beralamatkan di jalan Ahmad Yani yang sebagian oknum pengurusnya suka melakukan intimidasi terhadap anak pantinya.

Berdasarkan penelusuran crew media ini bersama Komnas Perlindungan anak Arist merdeka Sirait di lapangan, salah seorang anak yang tidak mau di sebutkan namanya memaparkan,selama mereka dipanti asuhantersebut, para pengurus panti selalu menghina dan mencaci dalam bentuk bahasa yang tidak santun,dengan kalimat.
" Kalian anak yang terbuang oleh orang tua kalian, kalian sudah di anggap anak hilang selain itu bahkan tak segan - segan untuk meludahi anak-anak yang bermasalah dengan pengurus,"tutur salah satu anak panti asuhan tersebut.

Di lain tempat crew media ini bersama Komnas Perlindungan anak juga menemukan adanya bekas cctv di kamar mandi dengan tumpukan sampah yang sangat banyak serta jendela yang sangat kotor.

Melihat keadaan tersebut, ketua Komnas Perlindungan anak Arist Merdeka Sirait kembali mengomentari 
" Jika terus diabaikan Panti asuhan Elim HKBP bisa  menghambat kesehatan dan kenyamanan untuk tumbuh kembang anak baik secara fisik maupun fisikologi anak untuk kedepannya," imbuh Arist

Dalam konferensi pers yang diadakan langsung setelah kunjungan di panti asuhan Elim HKBP Pematangsiantar 27 Juli 2020 lalu, Sekjen Komnas Perlindungan anak Dhanang shangsoko berdasarkan hasil temuan dalam kunjungan kerja tersebut ia memaparkan.
 " Kami telah berhasil mewawancarai 6 orang anak yang ada di panti asuhan dan mengakui bahwa adanya tindakan - tindakan yang membuat mereka Trauma serta juga melakukan tindakan-tindakan diluar  etika seperti pimpinan panti yang kerap meludahi anak asuhnya,"

Lebih jauh ia menambahkan,
" Anak panti yang pernah ditampar dengan alasan pencurian ayam dan ternyata tidak terbukti serta ada beberapa yang merasa dilecehkan dengan kalimat-kalimat yang membuat mereka merasa dilemahkan dan diintimidasi sehingga membuat dampak yang sangat buruk terhadap anak seperti yang kita lihat anak merasa sangat tertekan," Tutupnya. (Al,Red)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !