-->
Call Center0821-6669-1169
Admin IT0821-6787-4402

Pantai Gusung, Desa Bontolebang, Pulau Eksotis di Sisi Sebelah Barat Kota Benteng,




MenaraToday.Com – Kepulauan Selayar :

Dengan diapit oleh kurang lebih seratus tiga puluh dua gugusan pulau kosong dan berpenghuni, Kabupaten Kepulauan Selayar yang berada di Semenanjung Selatan, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, disisipi, oleh beragam bentuk potensi pariwisata yang patut untuk diperhitungkan.


Pulau Gusung, Desa Bontolebang, Kecamatan Bontoharu merupakan satu dari seratus tiga puluh dua gugusan pulau berpenghuni yang mengapit daratan ibukota Kabupaten Kepulauan Selayar dan terpisah secara administratif dari daratan ibukota kabupaten.

.
Dikelilingi oleh bentangan laut biru, yang membentang hijau, di sisi depan, sebelah barat kota Benteng, Pulau Gusung, tampil percaya diri, dalam mempersiapkan wilayahnya untuk menjadi salah satu kawasan penataan, Obyek Dan Daya Tarik Wisata (ODTW).


Saat tiba pertama kali. di pesisir pantai Desa Bontolebang, pengunjung akan di jemput oleh pemandangan, sebaran kerambah apung, milik nelayan lokal, berlatar belakang pemukiman penduduk yang tertata apik dan rapi di sepanjang bibir pantai.

Sementara di sekelilingnya, pengunjung juga dapat menikmati keindahan dan pesona alam pepohonan hijau yang tumbuh di permukaan laut. Sebaran tanaman pohon kelapa yang menjulang ke pantai, menjadi pelengkap kekayaan khasanah wisata bahari, Pulau Gusung.

Tak berhenti sampai di situ, karena saat menjejal area perkampungan, pengunjung juga dapat menyaksikan dari dekat keindahan panorama alam pohon bakau yang tumbuh rapi di sejumlah titik lokasi di sepanjang Gusung Timur.

Panorama alam serupa dapat disaksikan, saat akan memasuki kampung Gusung Lengu, sebelum melintasi jembatan kayu berkelok, yang menghubungkan Gusung Timur dengan Gusung Lengu.
di lokasi yang sama, mata pengunjung akan dibuat terbuai oleh pesona keindahan panorama gugusan pulau Gusung Tallang, gundukan pasir putih yang ditumbuhi oleh pepohonan hijau dan membentuk sebuah gugusan pulau kosong tak berpenghuni, tepat di depan Pulau Gusung Lengu.

Aktivitas masyarakat lokal, akan menjadi pelengkap, catatan perjalanan di Pulau Gusung.  Salah satunya, aktivitas ibu-ibu rumah tangga mendorong gerobak, berisi buah kelapa, bahan baku pembuatan kopra putih.

Selanjutnya, di sore hari, menjelang petang, pengunjung kembali akan dimanjakan oleh silau panorama alam sunset dari balik, bentangan batu karts hitam di ujung kampung Gusung Lengu.

Sadar dengan selipan potensi tersebut, sejumlah sarana-prasarana dasar, berupa : gazebo, resort, tambatan perahu, warung kopi, dan jembatan penghubung, antara, Dusun Gusung Timur, dan Gusung Lengu, di sisi sebelah timur ibukota Desa Bontolebang, sengaja didesign unik, dan dihadirkan untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan aksesibilitas bagi wisatawan dan pengunjung yang sekali waktu, berkesempatan datang bertandang serta bertamasya ke Pulau Gusung.

Salah satu jembatan di area hutan mangrove, bahkan sengaja dirancang dan didesign menyerupai perahu, untuk mempertegas eksistensi Pulau Gusung  sebagai bahagian  terpisahkan dari wilayah administratif pemerintahan kabupaten Kepulauan Selayar  dengan nuansa maritim dan kawasan pesisirnya yang kaya dengan serapan potensi wisata bahari serta perikanan laut. (Andi Fadly Dg. Biritta)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !