MenaraToday.Com –
Jakarta :
Kepala Staf
Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M., didampingi
Wakasal Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M., Asrena Kasal Laksda TNI
Muhammad Ali, S.E., M.M., Aslog Kasal Laksda TNI Moelyanto, M.Si (Han)., dan
Kadiskual Laksma TNI Dr. R. Anang D. Kuncoro, S.E., M.M., CFrA., CHRMP.,
menyaksikan peresmian (launching) pengeluaran uang Peringatan 75 Tahun Republik
Indonesia secara virtual di Lobby Gedung R E Martadinata, Mabesal, Cilangkap,
Jakarta Timur (17/8/2020).
Launching ini
dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bersama Menteri Keuangan
RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D., yang ditandai dengan scan tangan
virtual oleh kedua pejabat negara tersebut yang kemudian diserahkan secara
simbolis kepada keluarga proklamator yang diwakili oleh Guntur Soekarnoputra,
putra Presiden pertama RI Dr. (H.C.) Ir Soekarno dan Prof. Dr. Meutia Farida Swasono Hatta putri Wapres pertama RI Dr. (H.C.) Drs.
Mohammad Hatta sebagai Token Of
Appresiacion (TOA), setelah sebelumnya menyaksikan penayangan video uang
Peringatan Kemerdekaan 75 Tahun RI.
Dalam
sambutannya Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, S.E., M.Sc., Ph.D.,
mengatakan bahwa peresmian pengeluaran uang Peringatan 75 Tahun Republik
Indonesia dalam rangka memeringati peristiwa atau tujuan khusus yang dalam hal
ini adalah peringatan Kemerdekaan
RI ke-75 tahun dalam bentuk uang kertas
pecahan nominal Rp. 75.000,- dengan jumlah lembar yang dicetak sebanyak Rp. 75.000.000,- yang ditandatangani oleh
Menteri Keuangan selaku Wakil Pemerintah dan Gubernur Bank Indonesia.
Hal senada
juga disampaikan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo bahwa kegiatan ini
dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian 75 tahun kemerdekaan
Republik Indonesia. Rupiah sebagai mata uang tidak hanya berperan sebagai alat
pembayaran namun lebih penting dari itu, rupiah adalah lambang kedaulatan
negara.
Uang
peringatan kemerdekaan 75 tahun RI ini memiliki ornamen tersendiri. Pada bagian
depan diwarnai oleh gambaran peristiwa Proklamasi Kemerdekaan tahun 1945 serta
hasil capaian Indonesia khususnya bidang infrastruktur yakni jembatan Youtefa
Papua, MRT Jakarta dan tol Transjawa. Sementara itu, pada bagian belakang
menggambarkan kebhinekaan di Indonesia dengan visual para penerus bangsa yang
menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah dan tanggap akan kemajuan
teknologi digital. Sedangkan tokoh yang dimunculkan adalah Dr. (H.C.) Ir
Soekarno dan Dr. (H.C.) Drs. Mohammad Hatta dengan pertimbangan sebagai bentuk
penghargaan atas segala jasa dan pengorbanannya di masa lampau dalam membawa
Indonesia menuju kemerdekaan. (Dinas
Penerangan AL/Red)
