MenaraToday.Com – Kepulauan Selayar :
Setelah sukses
menggelar rangkaian kegiatan diskusi publik daring, bertajuk, “Kawal Pilkada Selayar
2020” yang mengusung thema, “Peran Pemuda
Dalam Mengawal Konsolidasi Demokrasi”, kali ini,
giliran jajaran Badan Pengawas Pemilu
(Bawaslu) Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan,
menginisiasi dan menfasilitasi penyelenggaraan kegiatan, “Sosialisasi
Pengawasan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2020”
Rangkaian kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan, Rabu, (2/9/2020) di Ruang Aula Kantor Camat Benteng, ruas jalan, RE. Martadinata, Benteng, tersebut, menghadirkan jajaran anggota tim Forkopimca Benteng yang terdiri atas, Camat Benteng, Masdar J Pratama S.kom, Kapolsek Benteng, Iptu Asbudi Tonis. S.Sos yang sekaligus, bertindak selaku narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut.
Selain unsur
Forkopimca, acara sosialisasi ini juga turut dihadiri, Ketua Bawaslu
Kabupaten Selayar, Suharno, SH, Lurah se wilayah Kecamatan Benteng, Kepala
Lingkungan, Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas), Organisasi Masyarakat
(Ormas), Organisasi Pemuda, Elemen Pelajar tingkat SMA/sederajat, khususnya
untuk kalangan pemilih pemula dan unsur
pers.
“Kegiatan
ini dipandang sebagai sebuah hal yang penting dan urgent untuk dilakukan,
terutama dalam rangka untuk mensosialisasikan perkembangan tahapan pilkada dan
mekanisme pengawasan serta penyampaian laporan, terkait dengan indikasi tindak
pelanggaran pemilu, baik pelanggaran administrasi, pelanggaran pidana pilkada,
maupun yang bersentuhan dengan indikasi pelanggaran netralitas ASN. Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat
mempersempit ruang pelanggaran dan berbagai bentuk indikasi kecurangan yang
dimungkinkan terjadi selama tahapan sampai dengan selesainya penyelenggaraan
pilkada.Oleh karenanya, disini saya mengajak
segenap komponen terkait untuk saling bergandengan tangan dan bersama-sama
menekan serta meminimalisir potensi pelanggaran yang mungkin terjadi, terutama
pada tahapan kampanye” Ujar Ketua Bawaslu
Kabupaten Kepulauan Selayar, Suharno, SH yang
didaulat sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut. Rabu (2/9/2020)
Selain
membahas dan mengupas persoalan strategi penangangan indikasi pelanggaran
pilkada, Suharno melihat celah akan kemungkinan terjadinya peningkatan residu
tensi politik disertai berbagai bentuk aktivitas yang berpotensi mengarah
kepada indikasi tindak pelanggaran pilkada yang dimungkinkan terjadi, pasca
penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, pada hari, Rabu, (23/9/2020) mendatang.
Terakhir, Suharno berpesan, agar semangat
persaudaraan dan kebersamaan di tengah perbedaan pilihan dapat tetap terjaga
dan terpelihara, serta tidak terpecah belah oleh persoalan perbedaan pilihan di
bursa pilkada, pungkasnya, mengantar rangkaian kegiatan sosialisasi pengawasan
dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020. (Andi Fadly Dg. Biritta)

