-->
Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Perahu Terbalik Di Bendungan Cikoncang, 3 Warga Cikeusik Tewas

MenaraToday.Com – Pandeglang :

Malang nian nasib tiga warga Kecamatan Cikeusik kabupaten pandeglang, banten harus kehilangan nyawa dibendungan Cikoncang, Minggu (25/10/2020) sekira jam 13.12 WIB. Ketiga korban tersebut bernama Fatma (12) dan Nufa Binti Wawi serta Ruhi (20) Binti Enok, ketiganya merupakan warga Kp. Babakan Bandung Ds. Cikiruh Wetan Kec. Cikeusik, Kab. Pandeglang, Banten.

Keterangan Gambar : Korban Nufa (9) Dan Fatma (12) (Foto : Ila)

Kronologi Kejadian, pada Minggu siang para Penumpang masuk ke lokasi wisata melalui Pintu Ds. Curug Ciung Pandeglang, lalu sempat singgah di salah satu warung yang ada disekitar lokasi wisata yakni warung Ibu Ika. Sekira jam 13.05 para penumpang yang berjumlah 28 orang menaiki perahu di Wilayah Wisata Curug Ciung, dan penumpang memasuki wilayah Katapang sekira jam 13.12. dilokasi inilah perahu yang membawa ke 28 penumpang tersebut menabrak Tunggul yang ada ditengah danau hingga mengakibatkan terjadinya kecelakan perahu terbalik.

Terkait kejadian ini, Kapolsek Cikeusik Iptu Tisna Gunawan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat mengaku telah menurunkan anggotanya yang telah berkordinasi dengan Polsek Wanasalam untuk mengevakuasi para korban. Iptu Tisna mengatakan, bahwa terbaliknya perahu karena ada badai yang lumayan besar.

“Kami dari pihak kepolisian sektor (Polsek) cikeusik sudah turun ke tempat kejadian perkara (TKP) tentunya berkordinasi dengan pihak Polsek wanasalam lebak guna mengevakuasi para korban, untuk data nanti menyusul yang pasti untuk para korban sudah dibawa ke Puskesmas cikeusik.” Tuturnya

Perlu diketahui, Wisata bendungan Cikoncang berada di perbatasan Kecamatan Wanasalam Kabupaten Lebak dan Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang, tepatnya di Desa Curugciung. Bendungan ini dibuat pada awal tahun 1980an dan memiliki luas sekitar 1.805 hektare dibangun membentang membendung aliran air Sungai Cikoncang yang menjadi perbatasan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, tepatnya antara Kecamatan Cikeusik yang masuk kedalam wilayah hukum Kabupaten Pandeglang dan Kecamatan Wanasalam yang merupakan bagian dari Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Selain berfungsi sebagai cadangan persediaan air untuk wilayah sekitarnya, Bendungan Cikoncang ini juga dikenal sebagai penghasil ikan air tawar seperti Ikan Mas, Mujair dan Nila di sekitar wilayah tersebut, hal ini dapat dilihat dari banyaknya  jaring-jaring apung perusahaan yang bisa dengan mudah ditemukan disekitar bendungan cikoncang. Namun, meski sudah ada sejak lama Bendungan cikoncang baru viral ditahun ini. (ILA)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !