-->
Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Rumah Warga Terbakar, Pihak Pemko Sidimpuan Dimana?


Menaratoday.com - Sidimpuan 


Misbah Boru Ritonga(63) mungkin tak menyangka hari rabu (28/10) subuh pada pukul 04.30 WIB rumah satu-satunya serta segala isinya habis dilahap sijago merah.


Kejadian mamilukan tersebut terjadi saat dirinya dan dua anak serta dua cucu tengah tertidur lelap di dalam rumahnya, Mereka selamat dari amukan api karna  ada warga yang datang memberitahukan bahwa rumahnya beserta satu rumah tetangganya terbakar. Sontak dirinya seketika panik dan langsung membangunkan kedua cucu dna anaknya untuk menyelamatkan diri.


"Saya dibangunkan warga yang melihat kepulan api, Saat saya lihat api sudah masuk dari atas dan langsung saya suruh cucu dan anak saya berdiri dan keluar menyelamatkan diri" Kata Misbah Boru Ritonga.


Kejadian kebakaran itu berlangsung cukup cepat sehingga perabotan dan surat- surat penting tak terselamatkan seperti KTP, surat rumah, akta kelahiran, Izajah anak dan cucu serta se isi rumah nyaris tak ada yang selamat dari rumah berukuran 8x9 meter tersebut. Sementara itu sang suami M.Yusuf Dalimunthe (65) ketika kejadian berlangsung tengah berada di Masjid dan baru mengetahui ketika pulang sholat.


" Kini kami seperti burung, dimana singgah disitulah tidurnya, rumah tak ada lagi sekarang dan sementara menumpang di rumah anak. Barang-barang kami tak ada yang selamat karena saat itu saya lari membangunkan cucu" Ucap nenek Misbah sambil mengusap air matanya.


Sementara itu pihak Pemerintah Kota dan Kelurahan hingga kini belum hadir untuk menjenguk atau membantu mengurus surat yang terbakar sehingga nenek Misbah Boru Ritonga  (63). 


" Belum ada datang dari pemerintah meskipun sekedar ucapan kata sabar" Lirihnya.


Hal sama juga diungkapkan Hotmatua Siregar,  yang rumahnya juga turut terbakar mengatakan kerugiannya mencapai seratus juta rupiah karena tak ada peralatan rumahnya yang terselamatkan, Hal itu dikatakan nya saat dijumpai awak media  di lokasi  kebakaran. 



"Seratus juta ada taksasi kerugian saya dan soal pemerintah sampai saat ini  belum ada yang hadir sekedar menghitung kerugian kami tidak persoalkan lagi. Karena bisa jadi lurah dan walikota lagi sibuk karena ini libur panjang" tegasnya dengan nada merendah.(ucok siregar)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !