Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Kepsek SD Negeri 72/x Air Hitam Laut Tidak Mengetahui Kasus Pencabulan Di Sekolahnya

MenaraToday.Com - Tanjab Timur 

Kepala Sekolah SD Negeri 72/x Air Hitam Laut, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Yusran Spd tidak mengetahui kasus pelecehan seksual yang dialami siswinya berinisial MP yang dilakukan oleh seorang pria berinisial DR (43) seorang pedagang jajanan yang berada di samping sekolah.

Informasi yang berhasil di himpun kasus pencabulan terhadap siswi kelas 4 tersebut terjadi disalah satu ruangan kelas SD tersebut pada hari Kamis 4 Februari 2021 sekira pukul 06.30 Wib.

"Saat itu pelaku melihat korban tengah duduk sendirian diruang kelasnya. Melihat situasi masih sepi, pelaku mendatangi korban dan langsung mencium dan memeluk korban, beruntung sebelum pelaku bertindak lebih lanjut, salah seorang kawan sekelas korban datang dan masuk kedalam kelas sehingga pelaku keluar kelas meninggalkan korban dengan santai seolah tidak terjadi apa-apa" ujar salah seorang sumber yang enggan identitasnya di publikasikan.

Sementara itu Kepala Sekolah SD Negeri 72/x Air Hitam Laut, Yusron Spd saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyebutkan dirinya belum mengetahui peristiwa tersebut.

" Kalau ada masalah pelecehan tentu ada laporan nya, berita ini berasal dari mana. Ya setahu saya tidak ada , karena tak ada laporan ke saya dari pihak keluarganya". Jawabnya.

Terpisah Kepala Desa Air Hitam Laut Habri, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa pelecehan seksual yang menimpa salah seorang anak dari warganya.

"Korban MP merupakan Putri dari Mulyadi (37) warga Kampung Baru RT 012 Desa Air Hitam Laut Kecamatan Sadu. Mengenai kasus ini telah kita selesaikan secara kekeluargaan dan ini merupakan kesepakatan kedua belah pihak diantara pelaku dan pihak keluarga korban. Jadi dalam hal ini selaku Pemerintah Desa bersama Kapolsek Sadu telah mendamaikan mereka secara kekeluargaan dengan perjanjian tertulis di atas materai Rp. 6000 dengan salah satu isi berbunyi pelaku harus pergi dari Desa Air Hitam Laut demi kenyamanan Desa. Saya selaku Kepala Desa Air Hitam Laut berharap peristiwa seperti ini tidak terulang lagi" paparnya (Ariyan Arifin)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !