Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Berucap Taubat, Penganut Aliran Menyimpang Balakasuta Dipulangkan

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Sebanyak 16 orang penganut aliran menyimpang Balakasuta dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Karang Bolong Kecamatan Cigeulis, Kamis (25/03/21).

Hal itu dilakukan, karena adanya perkembangan dan tekad dari para penganut aliran Hakekok untuk kembali ke syariat Islam setelah dilakukan pembinaan dan pengawasan oleh jajaran Pemkab Pandeglang, Kepolisian, TNI dan tokoh agama.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Hj. Nuriah mengatakan, para pengikut aliran Hakekok dipulangkan ke tempat asalnya setelah dilakukan pembinaan dan pengawasan, mereka mengakui kesalahan dan berjanji untuk kembali kejalan lurus sesuai dengan Syariat Islam.

"Dipulangkanya penganut aliran Balakasuta, tentu saja Pemkab Pandeglang terus melakukan pembinaan, pengawasan dan pemberian bantuan,"ucapnya.

Nuriah menuturkan, sebelum dipulangkan ke tempat tinggalnya, penganut aliran Hakekok terlebih dahulu mengucapkan dua Kalimat Sahadat, serta melakukan penandatanganan perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatanya dan kembali kejalan yang benar sesuai dengan ajaran Agama Islam.

"Untuk pemenuhan ekonomi, penganut aliran Hakekok ini mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah diantaranya bantuan program PKH, BPNT dan Bantuan Kelompok Usaha Bersama  (KUBE), yang jelas pemulangan penganut aliran Hakekok ke tempat tinggalnya masih dalam pengawasan dan pembinaan kami, “ terangnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Pandeglang Suwarno mengatakan, setelah dilakukan pembinaan dan adanya tekad dari para penganut aliran Hakekok untuk kembali kejalan yang lurus, maka sebagai Bakorpakem secara resmi memulangkan 16 warga penganut aliran menyimpang Balakasuta ke pihak Kecamatan dan juga pihak desa.

“Mereka sudah menyatakan tobat nasuha, dan berjanji tidak akan melaksanakan kegiatan yang menyimpang dan menyebarkan aliran Balakusata kepada orang lain, dan apabila mereka masih mengingkari janji yang telah diucapkan bersangkutan siap berhadapan dengan hukum yang berlaku, Mudah-mudahan mereka bisa diterima kembali ditengah-tengah masyarakat, “ucapnya.

Proses Pemulangan para pengikut aliran menyimpang balakasuta ke daerah asalnya di Desa Karang Bolong Cigeulis mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian, TNI serta tokoh agama. (Ila)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !