Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Tim F1QR Lanal Batam Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu

MenaraToday.Com - Batam : 

Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI Angkatan Laut Batam  (Lanal BTM) berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 4 Kg di rumah pelantar Pulau Judah Kecamatan Moro Kabupaten Tanjung Balai Karimun, Rabu  (24/3/2021).

Hal tersebut disampaikan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal IV) Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han.,  saat memberikan keterangan pers dihadapan awak media yang berlangsung di Lapangan Apel Markas Komando (Mako) Lanal Batam Sengkuang Batam Kepri, Kamis (25/3/2021).

“Jadi berdasarkan informan yang sudah kita susupkan, bahwa akan ada pengiriman ampetamin dari Pontian Malaysia ke Batam, Berdasarkan informasi tersebut Lanal Batam menyelidiki secara pasti kapan  barang haram tersebut akan masuk ke Batam, setelah mendapatkan informasi yang tepat, kemudian Tim Intelijen Lanal Batam memberikan informasi kepada unsur Operasi Lanal Batam diantaranya KAL Nipa dan Combat  Boat berolaborasi untuk melaksanakan penyekatan dan penangkapan,” jelasnya.

Dikatakan juga dalam penyergapan tersebut Pelaku sempat meloloskan diri kearah Pulau Judah Moro Tanjung Balai Karimun, tim F1QR Lanal Batam berhasil mengejar pelaku sampai di rumah pelantar di Pulau Judah kemudian dari hasil penggeledahan di rumahnya kedapatan Narkoba jenis sabu-sabu seberat 4 Kg,” ungkapnya.

Danlantamal IV juga menambahkan bahwa  kedua pelaku berinisial M (39) dan inisal K (37)  yang berasal dari Aceh Utara.  Saat diinterogasi kedua pelaku menyebutkan  mendapat upah perkilonya sebesar Rp. 35.000.000,-,.

Setelah menemukan barang bukti kemudian ke 2 kedua pelaku  berikut barang bukti dibawa ke Lanal BTM untuk pemeriksaan lebih lanjut dan nantinya  akan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri.

“Terhadap para pelaku diancam dengan Pasal 113 UU No. 35 Tahum 2009 tentang narkotika denhan ancaman pidana  mati atau  20 tahun penjara serta denda sebesar Rp. 10 Milyar," ujar Danlantamal IV. (@dispen_lantamal IV/Sholeh)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !