Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Bersama Anggota DPR - RI, Bupati Sidak Ke Lokasi Pembangunan Terminal Barang

MenaraToday.com - Kapuas Hulu

Setelah menghadiri kegiatan reses ke IV Tahun Sidang 2020-2021 Bupati Kapuas Hulu mengajak Anggota DPR-RI Cornelis,MH beserta rombongan untuk meninjau perkembangan pembangunan Terminal Barang di Pos Lintas Batas Negara (PLBN), Kamis, (22/4/2021)

Kesempatan itu, Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan, S.H menyampaikan bahwa tempat berdirinya PLBN ini termasuk Terminal Barang merupakan Aset Pemda.

"Untuk sementara, pembangunan terminal barang ini masih ditunda pengerjaannya karena ada pemotongan anggaran karena Covid - 19. "kata Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan yang akrab disapa Sis.

Ia juga menyampaikan, kita saat ini banyak sekali mengalami kerugian dikarenakan Covid-19, kita tidak bisa berbuat apa-apa seperti saat ini.

"Diperbatasan otomatis tidak bisa melakukan ekspor atau import barang-barang kebutuhan masyarakat ataupun yang sifatnya konsumtif."jelas Sis

Dalam kesempatan itu, Cornelis, MH berpesan karena tanah ini aset PEMDA, Pemerintah daerah harus sering melakukan konsultasi ke Kemendagri mencari solusi tentang aset.

"Jangan terburu-buru mengurus mengenai aset daerah ini. Kita harus rajin melakukan konsultasi agar dikemudian hari kita tidak repot lagi."pesan Cornelis. 

Ia menuturkan, bahwa selaku anggota Dewan Komisi II cukup banyak tanggungjawab yang diemban pihaknya. Dalam pemerintahan ada 16 mitra kerja.

"Reses ini sama dengan rapat dengar pendapat, kali ini khusus di Perbatasan karena bidang kerja kami. Kebutuhan di perbatasan yang saya dapat dari reses ini akan kami sampaikan ke Pemerintah," ujarnya.

Dijelaskan Cornelis, pemulihan ekonomi adalah maunya Presiden Joko Widodo. Sebab itu kawasan perbatasan harus membuat ekonomi masyarakat membaik. 

"Perbatasan harus jadi aspek pemulihan ekonomi, "katanya.

Untuk itu, dirinya akan cek data yang ada terkait perbatasan, kebutuhan pembangunan yang diperlukan sehingga saat menyusun anggaran ada datanya. 

"Kalau tidak ada data saya sulit berjuang untuk penganggaran," tegasnya.

Cornelis menyampaikan, sebagai contoh sampel saja di Kalimantan Barat. Ada tiga kawasan perbatasan yang diambil sampel. "Border ini ada untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat," ujarnya. (Rls/Hum Setda/Bayu)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !