Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Menginjak Usia 147 Tahun, Kumandang Tuntut Pemda Pandeglang SEGERA Tuntaskan Persoalan Klasik


MenaraToday.Com - Pandeglang : 

Puluhan massa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Pandeglang (Kumandang) Banten melakukan aksi refleksi HUT Pandeglang ke 147 di depan kantor Bupati Pandeglang, Kamis (1/04/2021) 

Dalam aksinya mereka menyatakan, di usia yang semakin tua Angka kemiskinan dan pengangguran masih tinggi di Kabupaten pandeglang masih tinggi. Demikian ungkap Kordinator Aksi Dimas.

“Usia 147 tahun bukan lagi usia muda, sudah sangat tua sekali Kabupaten Pandeglang berdiri. Namun, banyak sekali permasalahan- permasalahan yang terjadi di Kabupaten

Pandeglang. Dari mulai kemiskinan, masih tingginya tingkat pengangguran dan rendahnya kualitas SDM tenaga kerja lokal,” Kata Dimas

Bahkan, lanjut Dimas, pemerataan pendidikan, ketidak merataan infrastruktur pembangunan dan lain sebagainya belum terwujud dikota sejuta santri seribu ulama ini.

“Dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional, Presentase angka kemiskinan Kabupaten

Pandeglang Tahun 2019/2020 mencapai angka 9,99 persen, angka pengangguran Kabupaten Pandeglang mencapai 48.470 dari 1.222.687 dari jumlah total penduduk masyarakat kabupaten Pandeglang, dan laju pertumbuhan ekonomi hanya menyentuh angka 34% saja,” jelas Dimas.

Lebih parah kata Dimas, dari mulai tidak adanya Jaminan Mutu Sosial bagi Pendidik Honorer, Tingkat

Pelayanan Kesehatan yang masih minim, masih banyaknya Akses Jalan yang rusak dan juga masih

banyaknya putra-putri Daerah yang tidak bisa melanjutkan Pendidikannya, dikarenakan kondisi ekonomi yang sulit.

“Hal tersebut jelas merupakan raport merah bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang yang

sejatinya banyak sekali hal-hal yang harus segera di benahi oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” ungkapnya .

Berangkat dari data yang telah diuraikan, Kumandang Banten, menuntut Pemerintah Pandeglang agar segera menyelesaikan permasalahan-permasalahan klasik yang ada di Kabupaten Pandeglang.

”Dalam orasi hari ini kami  menuntut: Wujudkan Reformasi Birokrasi, hentikan Patologi, Percepat Pembangunan Jalan pada wilayah yang terisolir, Tingkatkan Pelayanan Publik di Bidang Kesehatan, Segera Wujudkan E-Goverment, Jamin Mutu Sosial bagi Pendidik Honorer dan wujudkan Pemerataan Pendidikan di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya (Ila)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !