Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Angka Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Pandeglang Terus Meningkat

Foto : Illustrasi (Net)


MenaraToday.Com - Pandeglang : 

Kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak di Kabupaten Pandeglang, Banten kini makin mengkhawatirkan. Tercatat sejak Januari 2021, sudah ada 25 Anak yang menjadi korban tindakan bejat tersebut. Kondisi ini jelas berbanding terbalik dengan julukan kabupaten pandeglang sebagai kota sejuta santri, seribu ulama dan kota layak anak ini.

Relawan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Pandeglang Ahmad Subhan menyebut, puluhan anak yang menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual itu mayoritas masih berusia rentan. Pihaknya pun sudah memberikan pendampingan supaya kasus ini bisa diselesaikan secara hukum.

"Dari Januari sampai sekarang itu ada 25 kasus, korbannya rata-rata masih anak-anak usianya. Disamping pendampingan hukum, kami juga berikan pendampingan lewat psikolog untuk memastikan si korban ini masa depannya tidak ikut terpuruk," katanya, Selasa (01/6/2021).

Pria yang akrab disapa Aang ini menyebut, kasus pelecehan dan kekerasan seksual terhadap anak dipicu oleh beberapa faktor. Namun mayoritas pelakunya bukan orang lain, melainkan orang-orang yang masih dekat dengan lingkungan korban.

"Seperti kasus yang menimpa anak difabel, itu kan salah satu pelakunya masih punya hubungan dekat dengan korban. Baru-baru ini kami juga melakukan pendampingan kasus yang serupa, ada 3 laporan dengan korbannya masih di bawah umur semua," ungkapnya.

Aang pun mendorong agar semua pihak ikut terlibat dalam upaya pencegahan kasus pelecehan seksual terhadap anak di Pandeglang. Sebab jika kasus ini tidak ditangani secara serius, pihaknya khawatir korban akan mengalami perubahan mental hingga dewasa bahkan berpotensi mengalami penyakit seks menular.

"Perlu ada upaya bersama terutama dari sisi pencegahan untuk melindungi anak-anak dari kekerasan seksual. Persoalan perlindungan anak ini kan yang cukup kompleks, jadi harus ada sinergi semua pihak mulai dari bawah, tidak bisa kita urus sendiri-sendiri," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Hamam Wahyudi memastikan jajarannya sudah menindaklanjuti laporan mengenai kasus kekerasan seksual terhadap anak di Pandeglang. Sejumlah pelaku juga sudah diamankan dan tengah diperiksa secara intensif oleh petugas kepolisian.

"Beberapa sudah ada yang masuk tahap dua, bahkan sudah ada yang menjalani persidangan. Sisanya, masih kami periksa. Akhir-akhir ini memang kasus kekerasan seksual terhadap anak sedang banyak laporan, tapi kami pastikan semua prosesnya terus berjalan," tandasnya. (Ila)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !