Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

KPU Pandeglang Kembali Didatangi Massa Terkait Anggaran Hibah PILKADA 2020 Sebesar Rp. 68,2 M

Massa Diterima oleh komisioner KPU Ahmad Munawar


Menaratoday.com PANDEGLANG-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang kembali didatangi belasan massa, kali ini oleh Komunitas Pemuda Nasional Independen (KNPI) plat merah, Senin (28/06/21). 


Kedatangan mereka dalam rangka melakukan audiensi, sekaligus mempertanyakan terkait penggunaan anggaran KPU Pandeglang serta pemberian reward (Imbalan) dari pihak Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) atas penyimpanan anggaran hibah sebesar Rp. 68 Miliar, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang Tahun 2020 lalu.


Sebelumnya, pada senin lalu, kantor KPU Pandeglang didatangi oleh para mahasiswa yang mempertanyakan hal yang sama yakni terkait penggunaan anggaran KPU pandeglang pada PILKADA 2020 yang dinilai tidak transparans.


Sekretaris Jenderal KNPI Plat Merah Iding Gunadi mengatakan, audiensi itu dilakukan sebagai upaya untuk mempertanyakan terkait banyak hal, termasuk soal pengelolaan anggaran KPU dan pemberian reward oleh pihak Bank BJB yang selama ini dinilainya tidak transparan.


“betul, tadi kami datang ke kantor KPU. Kedatangan kami untuk audiensi dengan pihak KPU terkait pengelolaan anggaran dan pemberian reward dari Bank BJB yang selama ini terindikasi tidak transparans,” kata Iding,


Namun, upaya KNPI Plat Merah untuk mengorek hal itu gagal, disebabkan Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i tidak hadir.

Sementara audiensi dipimpin langsung oleh Ahmad Munawar selaku Komisioner KPU Pandeglang dan Dina Kurnia Sari selaku Sekretaris KPU Pandeglang. 


“Audiensi tadi tidak mendapat jawaban yang memuaskan. Karena ketua KPU nya tidak hadir. Sementara itu, dalam audiensi, baik komisioner dan sekretaris KPU mengatakan yang mengetahui persoalan ini hanyalah ketua (Suja’i). Itu yang dikatakan Komisioner saat memimpin audiensi dengan kami,” katanya.


Lanjut Iding, menurut informasi dari salah satu peserta audiensi, Ketua KPU Pandeglang, terpapar Covid-19.


“Jadi, menurut keterangan komisioner yang hadir dalam audiensi, tetangga dekat rumah ketua KPU ada yang terkena Covid-19. Khawatir ketua terpapar, makanya ketua KPU nya tidak hadir,” pungkas Iding.


Perlu Diketahui, alokasi anggaran KPU Pandeglang pada Pilkada 2020 yang diberikan lewat anggaran pembangunan dan belanja daerah (APBD) berbentuk hibah sebesar Rp. 68,2 Miliar.


ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !