Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Ini Kisah Mak Nisa, Pemilik Kedai UMKM Binaan Toba Tilapia

MenaraToday.Com - Simalungun : 

Penunjukan Danau Toba menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) menyisakan kekhawatiran bagi segenap masyarakat Toba yang takut akan tergeser dengan bisnis asing. akan tetapi dengan semangat untuk menopang keluarga serta adanya pihak yang bersedia membantu, seakan memberikan kekuatan baru untuk bangkit dan berkembang demi mendukung pariwisata tanah kelahirannya

Hal tersebut diungkapkan Mak Nisa yang juga pemilik warung kopi yang berada di Pelabuhan Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Senin ( 26/07/2021 )

Nisa yang menggantungkan hidupnya bersama keluarganya dari hasil berjualan mengatakan, bahwa Kebangkitan kuliner lokal secara perlahan 

mulai semangat dan bangkit serta berkembang demi mendukung pariwisata Kawasan Danau Toba," Ujar Mak Nisa yang juga Kedai Kopi Bintang Rizky yang merupakan salah satu kedai yang tergabung dalam Program UMKM Binaan Toba Tilapia sejak Juni lalu

Masih teringat jelas oleh Mak Nisa, pemilik Kedai Kopi Bintang Rizky, tentang perjuangannya sejak tahun 2014 membangun usaha di sekitar Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, bersama suaminya, melakukan berbagai macam percobaan dan racikan untuk memberikan suguhan kopi yang nikmat dan memberi kesan bagi setiap pengunjungnya. 

Terletak di jalur pariwisata, tepatnya di area pintu masuk pelabuhan, pengunjung seringkali datang untuk menunggu kapal menuju pulau Samosir datang sembari mencicipi kopi andalan khas Toba. Dengan kedai yang sederhana dan penyajian yang seadanya, Kedai Kopi Bintang Rizky menjadikan racikan biji kopi asal Siantar menjadi daya tarik utama kedainya. Namun, setelah pemerintah penetapkan Danau Toba menjadi DPSP serta dimulainya berbagai macam pembangunan, timbul kekhawatiran dari Mak Nisa tentang bagaimana kedainya dapat bertahan ditengah kemungkinan banyaknya kedai-kedai international yang akan segera hadir di tanah Toba ini.

Mak Nisa mengungkapkan keinginannya untuk memberikan penyegaran bagi Kedainya agar lebih layak dan pengunjung merasa lebih nyaman. Dengan kendala dana yang harus diprioritaskan untuk pendidikan kelima anaknya, Mak Nisa harus mengesampingkan keinginannya dan terus melanjutkan usahanya yang kini ia jalankan bersama anak-anaknya sepeninggal suaminya. “kami belum memiliki cukup modal untuk melakukannya. Semua itu berubah saat kami mendapat dukungan dari PT Suri Tani Pemuka melalui Program UMKM Binaan TOBA TILAPIA pada bulan Juni 2021.”

Sejak terpilihnya Kedai Bintang Rizky untuk menjadi proyek percontohan Pembinaan UMKM Toba Tilapia, Kedai milik Mak Nisa mendapatkan berbagai macam perubahan baik dari segi infrastruktur maupun pembinaan penyajian minuman dengan higienis. Mak Nisa dan anak-anaknya dilatih untuk dapat menjadi aktor utama dalam mempromosikan salah satu minuman hasil racikan biji kopi asli asal Toba kepada pengunjung, disajikan dengan kualitas kebersihan yang tidak kalah dari kedai-kedai besar. “Kini kedai kami lebih layak dan nyaman bagi para pengunjung. Kami juga mendapat pembinaan agar dapat meningkatkan 

kebersihan di kedai kami, agar kami mampu membuat minuman dan makanan yang lebih higenis untuk pelanggan kami”.ungkapnya


Imam Santoso, Deputy Head of Tilapia Operation PT STP menuturkan, “Kami memilih tiga kedai makanan dan minuman yang berada di jalur pariwisata untuk menyiapkan kedai-kedai tersebut sebagai representasi kedai makanan dan minuman berbahan dasar rempah-rempah lokal yang diracik langsung oleh masyarakat asli Toba. Hal ini kaenna kami yakin, bahwa tidak ada yang lebih sesuai untuk mempromosikan identitas Toba selain masyarakat asli Toba sendiri.” Sebutnya

Hingga saat ini, terdapat 3 kedai yang tergabung dalam program Pembinaan UMKM Toba Tilapia, yaitu Kedai Bintang Rizky, Kedai Sabila, dan Kedai Sangga Boi. Ketiga kedai tersebut telah diresmikan oleh Wakil Bupati Simalungun, H. Zonny Waldi pada 1 Juli lalu. Sebagai salah satu pelaku usaha yang mendapatkan binaan, Mak Nisa mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk Program UMKM Binaan Toba Tilapia yang telah mewujudkan mimpinya membenahi kedainya untuk menjadi lebih siap menghadapi arus wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba.

“Program UMKM Binaan TOBA TILAPIA telah sangat membantu kami untuk dapat mempersiapkan diri agar mampu berperan nyata dalam mendukung program promosi pariwisata Danau Toba. Melalui program UMKM Binaan TOBA TILAPIA ini ( K712 )

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !