Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Pastikan PPKM Berjalan, Ketua MOI Provinsi Banten Gandeng DPC Badak Banten Pantau PPKM Di Bayah Lebak

Ketua Badak Banten Asep Dedi M-Ketua MOI Banten M. Agustiawan Rengga


Menaratoday.com LEBAK- Ketua Dewan Pengurus Wilayah Media Online Indonesia (DPW MOI) Provinsi Banten M.Gustiawan Rengga, melakuan pemantauan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) Darurat disejumlah wisata yang berada di Kecamatan Cihara dan Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Minggu (11/07/21).


Dikatakan Rengga, Pemantauan ke tempat-tempat wisata tersebut guna memastikan, apakah masyarakat atau para pelaku usaha wisata mematuhi anjuran pemerintah tentang penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.


"Kami dari pengurus DPW MOI Provinsi Banten, ingin memastikan bagaimana kondisi dilapangan tentang penerapan PPKM Darurat. Kami juga ingin memastikan, apakah anjuran pemerintah ini betul-betul dilaksanakan oleh masyarakat dikabupaten lebak," terangnya.


Berdasarkan pemantauan di beberapa lokasi wisata di Lebak Selatan, kata Rengga, diantaranya lokasi wisata Pulo Manuk dan area wisata pantai pasir putih Tanjung Layar yang ada di Desa Sawarna Kecamatan Bayah Kabupaten Lebak-Banten, terlihat sepi tidak ada pengunjung dan dilokasi wisata tersebut terpasang banner penutupan sementara selama  penerapan PPKM Darurat ini.


"Semoga dengan pemberlakuan PPKM ini dapat mencegah penyebaran Virus Corona dikabupaten lebak, dan provinsi banten, sehingga kita segera terbebas dari Pandemi Covid-19 ini," tuturnya.


Dalam melakukan pemantauan penerapan PPKM Darurat di wilayah Lebak Selatan tersebut, Ketua DPW MOI Provinsi banten didampingi Ketua Ormas Badak Banten DPC Kecamatan Bayah Asep Dedi Mulyadi.


"dengan adanya PPKM Darurat ini, semua lokasi wisata dikabupaten lebak saat ini ditutup sementara, dan ternyata masyarakat cukup mematuhi, hal itu terlihat sepinya pengunjung dilokasi wisata," ungkapnya.


Masih kata Asep, Sejak PPKM Darurat diberlakukan, tanggal 3 Juli hingga tanggal 20 Juli 2021 nanti, tentunya tidak terlepas atas kerja keras Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Bayah dan masyarakat yang patuh menjalankan ketentuan-ketentuan  yang diatur dalam PPKM Darurat tersebut. Sehingga semua tempat-tempat wisata disini sementara tutup, begitu juga para wisatawan dari luar daerah  sudah tidak ada lagi yang datang, sehingga dapat meminimalisir  terjadinya kerumunan.


"semoga tidak ada lagi cluster baru dan dapat mencegah atau memutus mata rantai penyebaran Virus Corona yang saat ini begitu mengkhawatirkan," harapnya.


ILA

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !