Call Center0852-7610-8862
Emailmenaraindonesia123@gmail.com

Update Dugaan Penyelewengan Dana PIP, KTU SMK 1 Sidimpuan Akui Dana Ditarik Pihak Sekolah


Menaratoday.com - Sidimpuan
Dugaan penyelewengan Dana PIP (Progaram Indonesia Pintar) pada SMK Negeri 1 Padangsidimpuan diakui Kepala Tata Usaha bahwa pihak sekolah yang menarik langsung bantuan tersebut dari Bank BNI Cabang Padangsidimpuan.

Ali Bincar Harahap SE selaku Kepala Tata Usaha SMK Negeri 1 Padangsidimpuan saat dikonfirmasi diruang kerjanya, jumat (9/7/2021) kepada wartawan mengakui pihak sekolah yang menarik langsung bantuan Dana PIP dari Bank BNI Padangsidimpuan secara kolektif. Jumlahnya diperkirakan 80 siswa penerima. Termasuk salah-seorang siswa yang telah diberikan kartu ATM KIP. Namun buku rekeningnya belum dicetak oleh pihak Bank BNI Padangsidimpuan.

Dijelaskannya, salah-satu siswa yang mencek pencairan bantuan PIP ke mesin ATM Bank BNI Padangsidimpuan dalam keadaan kosong, itu telah ditarik oleh pihak sekolah. Hal tersebut dilakukannya untuk mempermudah siswa memperoleh bantuan tersebut. Tentu ATM tersebut kosong karena telah ditarik. "Kartu ATM sama siswa, tapi uangnya dipegang sekolah", ucapnya

Kemudian dikatakannya, kartu ATM KIP (Kartu Indonesia Pintar) yang pencairannya secara kolektif berada ditangan saya. Sepeser pun kami tidak pernah memotong bantuan itu, bahkan kami menolong. "Makanya jangan salah paham, program ini program Presiden Jokowi", elaknya

Ketika ditanya apa kapasitas dan kewenangan Kepala Tata Usaha menahan kartu ATM KIP serta mencairkannya langsung ke Bank BNI Padangsidimpuan? Beliau mengalih-alihkan pembicaraan hingga mengajak menjumpai pihak bank yang menangani PIP. "Ini foto orang Bank BNI, bila perlu kita jumpai langsung", katanya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, siswa SMK Negeri 1 Padangsidimpuan saat mencek bantuan PIP di mesin ATM BNI Padangsidimpuan keadaan saldo kosong. Sedangkan siswa lainnya, kartu ATM KIP hingga buku tabungan diduga ditahan pihak sekolah dengan alasan Bank BNI Padangsidimpuan belum mencetaknya. Diperkirakan masih banyak siswa SMK Negeri 1 Padangsidimpuan yang belum mencairkan dana PIP karena diduga dipersulit pihak sekolah.(Tim)

Posting Komentar

Tab #2 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !

Tab #3 Letakkan Judul Kontent disini !

Isikan Kontent Anda disini !