Sempat Pendarahan, Saat Kesakitan Petugas Puskesmas Sipispis Tidak Ada Ditempat, Orang Tua Pasien : Dianggapnya Awak Sampah, Wih Ngeri Kali Lah

Keterangan Gambar : Pegawai Puskesmas Rawat Inap Sipispis saat foto bersama.
Foto dikutip dari akun facebook Mayang Sari Rahmad (Mayang Sari).

Menaratoday.com - Serdang Bedagai :

Seorang pasien bersalin yang membutuhkan layanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Rawat Inap Sipispis, kurang mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas kesehatan yang ada di Puskesmas Sipispis.

Keluhan pelayanan Puskesmas Sipispis yang dinilai buruk dan tidak maksimal itu disampaikan Sahamin Saragih Warga Desa Parlambean Kecamatan Sipispis.

Sahamin Saragih selaku orang tua pasien, pada saat itu, Senin (08/05/2023) mendampingi menantu dan anak perempuannya yang hendak bersalin di Puskesmas Sipispis yang terletak di Desa Serbananti Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara.

Dijelaskan Sahamin Saragih, saat anaknya membutuhkan layanan kesehatan, petugas kesehatan Puskesmas Sipispis yang piket pada saat itu belum datang, tetapi petugas yang berjaga sebelumnya malah bergegas pergi (pulang) meninggalkan mereka.

"Saya sampai disana kan jam setengah tujuh, yang piket untuk malam belum datang. Jadi kubilang sama ada perawat satu orang disitu, kalau pulang lah kau, mana penggantinya.? Itukan ada pasien, seharusnya serah terimalah kalian dulu (pergantian petugas piket), tapi perawatnya malah pergi meninggalkan kami dan pulang naik sepeda motor, dianggapnya awak sampah disana, wih...ngeri kali lah orang ini pikirku, jadi jangan dianggap orang itu semua bodoh," cetus Sahamin Saragih merasa kesal.

Bahkan pada saat pasien kesakitan, perawat atau petugas Puskesmas Sipispis tidak berada di tempat, karena petugas Puskesmas Sipispis yang jaga pada malam itu pergi tidur dirumahnya yang berada di belakang Puskesmas Sipispis.

"Waktu malam itu anakku pendarahan loh, pendarahan, makanya saya dipanggil sama menantu ku, rencana dikirim ke rumah sakit. Begitu aku sampai kenapa gak ada yang mau saya tanya, kalau ada apa-apa bagaimana..?," terang Sahamin Saragih yang merasa khawatir kepada anaknya, dan juga bingung melihat kinerja petugas Puskesmas Sipispis.

Lanjutnya, "Pada malam itu sekitar jam setengah dua belas malam, itukan perawat tidak ada, sementara anakku kesakitan, kalau ada apa-apa suruh manggil kerumah, jadi kalau terjadi yang tidak diinginkan apa kita harus lari-lari manggil-manggil lagi.?," ucap orang tua pasien ini geram.

Terkait adanya keluhan masyarakat tersebut juga dikonfirmasi menaratoday.com kepada Boru Sinaga, pegawai Puskesmas Sipispis, dirinya mengatakan bahwa pasien yang datang dilayani dan dirawat oleh pegawai puskesmas.

"Pasien datang istirahat lalu diperiksa. Sampai partus dan pulang," terangnya.

Diakui Sahamin Saragih, petugas Puskesmas Sipispis memang memberikan pelayanan kepada anaknya, tetapi pelayanannya kurang baik dan dinilai buruk.

"Memang dilayani, tapi kurang efektif tata cara pelayanan mereka itu, kalau dia (pegawai puskesmas) piket itu standby disana, saya bukan mengatakan mereka tidak merawat, dirawat, cuma yang saya sesalkan itu, kenapa mereka tidak berada di tempat," tegas Sahamin Saragih yang merasa kesal dan kecewa.

"Kalau mereka (Pihak Puskesmas Sipispis) menyalahkan Wartawan, saya siap dijumpakan untuk memberikan keterangan dan penjelasan yang sebenar-benarnya kepada mereka," tutup Sahamin Saragih.

Terkait pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Sipispis yang banyak dikeluhkan masyarakat tersebut, pihak Puskesmas Sipispis berjanji akan memperbaiki kinerja petugas mereka agar ada perubahan.

"Lagi berencana mau menertibkan pegawai kami disini, supaya ada perubahan," jelas Boru Sinaga.

Tapi sayangnya, Kepala Puskesmas Sipispis (Kapus Sipispis), drg. Mayang Sari, terkesan kurang respon terhadap banyaknya keluhan masyarakat terkait kinerja dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Sipispis.

Saat dikonfirmasi dan disampaikan terkait adanya keluhan masyarakat, Jumat (12/05/23) dan Sabtu (13/05/23), drg. Mayang Sari selaku Kepala Puskesmas, belum memberikan tanggapan.

drg. Mayang Sari sebagai Kepala Puskesmas Sipispis seolah kurang bertanggung jawab dan terkesan kurang kontrol dalam membina bawahannya.

Padahal selaku Kapus dirinya mempunyai tugas untuk melakukan pengawasan melekat dan mengusahakan agar fungsi puskesmas dapat diselenggarakan dengan baik.

Banyaknya keluhan dari masyarakat terkait kinerja dan pelayanan di Puskesmas Sipispis yang dinilai buruk, ditanggapi oleh tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kecamatan Sipispis.

Mereka mengaku merasa malu dengan kinerja Puskesmas Sipispis yang banyak dikeluhkan masyarakat, mereka mendukung media dan meminta agar media terus melakukan tugas sesuai fungsinya sebagai sosial kontrol, untuk menyampaikannya kepada publik.

"Gawat ini perawat nya ketua, Gak bisa dibiarin ini ketua, gas terus ktua," tegas Doni tokoh pemuda Kecamatan Sipispis.

"Gaskan terus, malu kita sebagai Putra Daerah," tegas marga Damanik yang juga sebagai tokoh masyarakat Kecamatan Sipispis. (Irlan Situmorang)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama