LSM KPK NUSANTARA Banten Soroti Acara Siswa Nobar di Gedung Bioskop

MenaraToday.Com - Serang :

Lembaga swadaya masyarakat komunitas pemantau korupsi Nusantara soroti kegiatan nonton bareng yang di adakan sekolah sekolah khususnya SMPN 6 kota serang yang pada hari Senin 3 November 2025 adakan nonton bareng siswa di bioskop 21 mall of Serang.

Menurut ketua LSM KPK Nusantara Aminudin  kegiatan tersebut adalah kegiatan Hura Hura meskipun di akun ppid kota serang Abdul Qodir Kabid gtk beserta Anton Gunawan kadis DP3AKB kota Serang mengharapkan bahwa yang menonton menjadi duta percontohan agar tak terjadinya bully di sekolah namun belum tentu acara nonton bareng film cyberbulliying tersebut masuk kedalam benak dan otak siswa.

Masih menurut Aminudin SMPN 6 kota serang memungut 50  Ribu peristiwa bagi yang ikut menonton ,bila di kalkulasikan harga tiket normal di 21 MOS seharga 25 ribu rupiah sedangkan pantauan wartawan mereka menyewa angkot pulang pergi ada yang 85 ribu bagi siswa SD dan 100 ribu dengan kapasitas penumpang 15 siswa per mobil angkutan kota.

Dengan asumsi untuk kegiatan tersebut menghabiskan anggaran 35 ribu persiswa.belum kemungkinan ada diskon jika sudah ada MOU dengan sekolah atau dinas terkait untuk harga tiket.jadi dikemanakan asumsi sisa 15 ribu peristiwa ujar Aminudin pada wartawan.

Aminudin pun pada wartawan siap melayangkan surat permintaan audience kepada OPD terkait ataupun dengan walikota

Dilain pihak wali murid SMPN 6 kota serang yang tak ingin disebut namanya dan  tak mengikut sertakan anaknya . saat ditemui di rumahnya mereka mengatakan mereka tak sanggup memberi uang untuk acara nobar sebesar 50 ribu belum lagi untuk uang saku jajan mereka pak ujarnya  .

Supri ,Agus ,Weli Apriansyah sebagai pengamat dan kontrol sosial pun menanggapi hal tersebut berkomentar.jangan jadikan sekolah ajang cari cuan,banyak celah cari cuan d sekolah jika dipikir.dari Permendikbud no 8 tahun 2025 yang mengharuskan setiap sekolah menyisihkan 10 % dari keseluruhan dana bos yang diterima untuk membeli buku ,pada kenyataanya lihat dilapangan atau di sekolah .

Alangkah baiknya jika ppid atau DP3AKB langsung terjun ke sekolah sekolah hanya bermodalkan proyektor dan rol film terjun ke sekolah agar tidak membebankan wali murid.dikarenakan menurut mereka dengan melihat film justru anak gen z sekarang malah tertantang ingin mencoba bukanya takut .

Guru adalah suri tauladan para siswa guru digugu dan di tiru ,dan guru adalah peran sentral terbaik bagi mendidik anak bangsa (Ags)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama