MenaraToday.Com - Simalungun :
Puluhan massa yang terdiri dari gabungan Organisasi Masyarakat Gerakan Anak Muda Bergerak simalungun-Siantar Bersatu mengepung kantor BRI Unit Ujung Padang Kamis (27/11/2025)
Aksi tersebut dipicu terkait jaminan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun yang masih menarik Agunan dari nasabah. Yang mana hal tersebut menyalahi aturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 1 tahun 2023 tentang pedoman pelaksanaan KUR, pinjaman dibawah Rp. 100 Juta tidak memerlukan agunan tambahan karena sudah dijamin oleh Sistem Collateral melalui Asuransi kredit jika nasabah tak mampu membayar.
Pihak Bank BRI Unit ujung padang menyambut hangat aksi demonstrasi tersebut dengan menggelar diskusi usai dilakukannya orasi beberapa tuntutan dari demonstran. dalam diskusi audiensi tersebut Kepala Unit Bank BRI Kecamatan Ujung Padang, Daniel Aries Syahputra Manurung menjelaskan Pinjaman KUR mikro dibawah Rp.100 juta tidak diperlukan jaminan.
“Untuk KUR Mikro Rp. 100 Juta Kebawah itu tidak diperlukan agunan tambahan sesuai dengan Permenko, Apabila nanti masih ditemukan adanya agunan maka akan ditelusuri lebih jauh dan akan dikembalikan serta apabila ada nasabah yang mengalami kesulitan pihaknya siap membantu, dan bisa menghubungi unit kerja BRI Ujung Padang” ujarnya.
Pihaknya juga akan segera mengembalikan agunan kepada nasabah tanpa terkecuali.
Ketua Kordinator Aksi Ardy Wira Kusuma dan M. Hadi Putra menyampaikan terima kasih kepada Daniel Aries Syahputra Manurung yang telah memberikan sambutan hangat terkait aksi tersebut serta komitmen pihak BRI Ujung Padang terhadap aturan Menteri Koordinator Bidang perekonomian Nomor 1 tahun 2023 tentang pedoman pelaksanaan KUR.
“Untuk masyarakat yang masih punya masalah dengan KUR di bawah Rp. 100 Juta tapi ada tunggakan tetap dikembalikan tapi dengan ada komitmen tentang pembayaran nya,” Tegas Ardy Wira
Sementara itu Hadi Putra menegaskan jika masyarakat masih menemukan kesulitan atau kendala dalam pengurusan, bisa langsung melapor kepada mereka.
"Karena ini adalah aksi gabungan dari Anak Muda Bergerak Simalungun bersama masyarakat Kecamatan Ujung Padang maka kami mempersilahkan masyarakat untuk melapor kepada kami jika masih ada kendala dalam pengurusan KUR" ujarnya. (Hadi)
