MenaraToday.Com - Medan :
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak merasa geram, pasalnya baru saja digerebek dan dimusnahkan, barak di Jermal 15.muncul dan beroperasi lagi.
Dalam siaran persnya, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan tim gabungan Polrestabes Medan sudah berulang kali melakukan penggerebekan dan Jermal 15 dan terakhir pada hari Rabu (14/1/2026) tim kembali menggerebek sarang narkoba dan perjudian di wilayah tersebut.
"Kita sudah delapan kali melakukan operasi di darah Jermal 15 yang selama ini dikenal sebagai lokasi kartel narkoba dan perjudian di wilayah hukum Polrestabes Medan dimana di wilayah Jermal 15 ini kartel narkoba dan perjudian seperti telah terorganisir. Karena pada operasi ke tujuh kita sudah merayakan lokasi tersebut dengan tanah namun dalam operasi terakhir kita masih menemukan barak-barak baru dan loket transaksi narkoba baru yang berada di Jermal 15 dan Keramat Jati" ujarnya.
Mantan Diresnarkoba Polda Sumut ini mengaku heran dengan cepatnya pembangunan fasilitas ilegal yang baru saja di ratakan
"Minggu lalu tempat ini sudah rata. Namun malam hari ini, masih ada lagi barak-barak yang dibangun. Kami akan menyelidiki proses pembangunannya karena bangunan ini tidak muncul tiba-tiba; pasti ada proses yang kami dalami bersama warga setempat," tegasnya.
Dalam operasi kali ini, tim gabungan yang terbagi menjadi dua tim berhasil mengamankan puluhan orang yang berada di lokasi kejadian.
"Setidaknya 41 orang diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ini status mereka masih terduga dan akan dilakukan pendalaman terkait keterlibatan dalam jaringan kartel Jermal," ungkap Jean Calvijn.
Kapolrestabes Medan memastikan bahwa Polda Sumatera Utara, Polrestabes Medan, BNN, bersama TNI, Polri, dan Forkopimda Medan tidak akan memberikan ruang gerak sedikit pun bagi sindikat kejahatan.
"Tidak ada ruang, tidak ada gerak bagi sindikat kartel narkoba dan perjudian. Semoga proses ini berkelanjutan hingga wilayah ini benar-benar bersih," tegasnya (Madhan/Tim)

