MenaraToday.Com - Labura
Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kerusakan lingkungan yang berdampak banjir, sekelompok anak muda yang tergabung dalam " Komunitas Teman Sejalan " menunjukkan aksi nyata peduli kebersihan dibeberapa titik sungai yang ada Di Aek Kanopan, Jumat (16/01/2026) pukul 10.00 wib.
Di bawah kepemimpinan Jayadi yang akrab disapa Bang Jay, komunitas ini rutin melakukan pembersihan sungai di kawasan mereka.
Tak tanggung-tanggung, Komunitas Teman Sejalan telah membersihkan 2 titik aliran sungai yang berada di Kota Aek Kanopan dalam sehari. Tak hanya fokus pada Sungai, komunitas ini kedepan juga fokus untuk membersihkan mushola yang ada disekitaran Labura khususnya. Perlu diketahui komunitas ini baru seminggu terbentuk namun sudah memberikan kontribusi nyata dan positif buat lingkungan sekitar.
Jayadi Amd.Tra ANT III selaku ketua Komunitas Teman Sejalan saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Komunitas kami baru seminggu terbentuk dan ada sekitar 20 orang dalam struktur kepengurusan bang, Umumnya diisi oleh anak anak muda dan kaum milenial yang energik bang." Ucap Jay.
Kedepan lewat komunitas ini, Kami akan rutin melakukan pembersihan disekitaran sungai khususnya yang ada di Aek Kanopan. Ia pun berharap, Masyarakat lebih banyak menjaga kebersihan dan merawat sungai. Kalau tidak dirawat kemudian terjadi banjir, kita juga yang rugi.
Jay pun menegaskan bahwa menjaga sungai bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bentuk menjaga keseimbangan alam.
" Bantu suportnya bang, kedepan kami akan terus fokus serta konsisten menjaga kebersihan di bumi basimpul kuat babontuk elok ini untuk mencari titik titik yang bermasalah dengan sampah." Tambahnya.
Bagi bang Jay (sapaan akrabnya/owner Jasaku) dan para anggota Komunitas Teman Sejalan, sungai bukan sekadar jalur air, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Kepedulian ini diharapkan bisa menular ke seluruh warga, sehingga budaya merawat lingkungan menjadi bagian dari keseharian.
Dikesempatan itu, Jay juga ingin membuka jalan buat anak anak muda yang lain ikut terlibat, semakin banyak ikut akan lebih banyak titik sungai yang bermasalah terselesaikan." Tutup ketua yang juga aktif di berbagai kegiatan kemanusiaan itu mengakhiri. (greg)
