Pastikan Optimalisasi BuMDes, Tim Monev Kecamatan Labuan Lakukan Monitoring Lapangan

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Pemerintah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus berkomitmen mendorong optimalisasi pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BuMDes) sebagai penggerak ekonomi desa dan penguatan ketahanan pangan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dilakukan langsung ke sejumlah unit usaha BuMDes di wilayah Kecamatan Labuan.

Kegiatan Monev yang melibatkan pendamping desa, Kasi Pemerintahan Kecamatan Labuan beserta staf, serta Satpol PP Kecamatan Labuan ini dilaksanakan di sembilan desa, yaitu Desa Labuan, Kalang Anyar, Caringin, Sukamaju, Rancatereup, Cigondang, Banyumekar, Banyu Biru, dan Desa Teluk.

Kasie Pemerintahan Kecamatan Labuan, Dedeh Herawatie, SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh BuMDes dapat berjalan sesuai dengan perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

“Monitoring dan evaluasi ini merupakan bagian dari pembinaan pemerintah kecamatan agar pengelolaan BuMDes berjalan baik, akuntabel, dan optimal. Kami ingin memastikan setiap program, khususnya ketahanan pangan, dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian desa,” ujar Dedeh, Senin (5/1/2026).

Sebagai lokasi awal monitoring, tim Monev meninjau BuMDes Daya Mandiri Labuan di Desa Labuan yang mengembangkan usaha budidaya bebek petelur. Berdasarkan hasil pemantauan, usaha tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan telah mampu menghasilkan produk bernilai tambah berupa telur asin siap konsumsi.

Meski demikian, tim Monev juga memberikan sejumlah catatan evaluasi, terutama terkait penguatan strategi pemasaran agar hasil usaha BuMDes dapat menjangkau pasar yang lebih luas melalui pemanfaatan teknologi dan media digital.

Direktur BuMDes Daya Mandiri Labuan, Nadia Karlindasari, menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan pembinaan yang dilakukan pemerintah kecamatan. Menurutnya, hasil monitoring menjadi masukan penting bagi pengelola untuk meningkatkan kinerja BuMDes ke depan.

“Melalui monitoring ini, kami mendapatkan arahan dan evaluasi yang sangat bermanfaat. Ke depan kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan, termasuk memperluas pemasaran melalui media sosial dan website,” ungkap Nadia.

Untuk diketahui, pada tahun 2025 BuMDes Daya Mandiri Labuan menerima penyertaan modal sebesar Rp300 juta yang bersumber dari Dana Desa tahap I dan II serta bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya bebek petelur dan pengembangan sarana pendukung lainnya.

Pemerintah Kecamatan Labuan berharap melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, BuMDes di wilayahnya dapat semakin profesional, mandiri, dan berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama