Terjaring OTT KPK, Bupati Pati Tertunduk Lesu

MenaraToday.Com - Pati :

Bupati Pati, Sadewo tertunduk lesu saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggiring Bupati yang pernah di demo besar-besaran oleh warganya ini menuju gedung Merah Putih di Jakarta terkait OTT Kasus dugaan suap perizinan proyek infrastruktur strategis di wilayah tersebut.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi awak media membenarkan penangkapan Sadewo 

"Benar, Bupati Pati, Sadewo terjaring OPERASI Tangkap Tangan (OTT) di rumah dinasnya, Senin (19/1/2026) sekira pukul 23.00 Wib, selain mengamankan Sadewo tim KPK juga mengamankan tiga koper besar diduga uang tunai sebagai suap perizinan proyek infrastruktur strategis di Kabupaten Pati, Jawa Tengah 

Informasi yang dihimpun saat digiring ke mobil KPK, Sadewo terlihat menunduk dengan menggunakan kemeja batik dan topi, tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya yang selama ini selalu memicu kemarahan warga.

Seperti diketahui sebelumnya, Sadewo di demo oleh warganya yang menolak pernyataan Sadewo untuk menaikkan pajak di Pati dan menolak gagasan Sadewo untuk mengalih fungsikan lahan pertanian menjadi kawasan industri.

Alih-alih berdialog, Sudewo justru melaporkan para koordinator aksi dengan tuduhan pencemaran nama baik dan provokasi. Akibatnya, tiga orang pendemo dijebloskan ke penjara. Kala itu, Sudewo dengan lantang menyatakan di hadapan media:

  "Negara ini negara hukum. Siapapun yang melanggar ketertiban dan menghina pemerintah, harus siap menghadapi konsekuensinya. Hukum tidak pandang bulu." Kini, pernyataan tersebut seolah berbalik menyerang dirinya sendiri.

Kabar penangkapan Sudewo disambut riuh rendah oleh masyarakat, terutama para pegiat demokrasi yang rekannya masih menjalani proses hukum akibat laporan sang bupati.

Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil setempat, Budi Santoso, menyebut peristiwa ini sebagai pengingat keras bagi para pejabat publik.

"Ini adalah karma politik dan bukti bekerjanya keadilan, meski jalannya berliku. Dulu beliau menggunakan 'hukum' untuk membungkam kritik rakyat kecil demi meluluskan proyek. Sekarang terbukti, proyek-proyek itulah yang justru menjeratnya dalam pusaran korupsi," ujar Budi.

Bupati Sudewo kini telah diterbangkan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan intensif 1x24 jam sebelum status hukumnya ditentukan.

Masyarakat kini menanti, apakah hukum benar-benar "tidak pandang bulu" seperti yang pernah didengungkan Sudewo, ataukah drama ini akan berlanjut dengan episode baru di pengadilan tindak pidana korupsi. (***)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama