MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sejumlah rumah milik warga di Desa Rancatereup, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, rusak akibat dihantam angin puting beliung yang terjadi pada Kamis malam (26/2/2026) sekitar pukul 20.40 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.
Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasie Kesra) Desa Rancatereup, Encep Saruri, mengatakan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang telah menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pendataan.
“Betul, dan dari BPBD juga lagi meluncur ke TKP. Data sementara kurang lebih ada sekitar enam rumah dari dua lokasi berbeda yakni Kampung Badur di RT/RW 004/001 dan Kampung Kalumpang di RT/RW 001/002. Kebetulan saat kejadian saya sedang di Pandeglang dan tadi saya langsung menghubungi pihak BPBD, saat ini sudah meluncur ke lokasi,” ujar Encep kepada menaratoday.com.
Encep menyebutkan, mayoritas rumah yang terdampak mengalami kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga parah.
“Banyak yang rusak, cuma bervariatif. Kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliaran,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga terdampak, Iyung, mengaku masih syok atas kejadian tersebut. Ia mengatakan, di Kampung Badur saja terdapat beberapa rumah yang terdampak angin puting beliung.
“Saya sendiri masih shock, yang terdampak untuk di Kampung Badur saja di antaranya, rumah milik Bapak Iyed dan Asminah, Ene Oyeng, Masrudin, Misja, dan Sukra. Alhamdulillahnya tidak ada korban jiwa,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan dan assessment di lokasi kejadian guna memastikan jumlah kerusakan serta kebutuhan bantuan bagi warga terdampak. (ILA)
