Kabid Usaha Kopdes Merah Putih Ranjeng Mengeluh, Pihak SPPG dan Sekolah Enggan Kerjasama Dengan KDMP

MenaraToday.Com.- Serang :

Ketua Bidang Usaha Koperasi Merah Putih Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Agus Sumiarsa menyampaikan keluh kesahnya kepada wartawan dikarenakan banyak pengelola SPPG maupun pihak sekolah terutama tingkat sekolah dasar di Kecamatan Ciruas yang enggan bekerjasama terkait program -program Koperasi Merah Putih.

Agus menyebutkan bahwa salah satu SPPG di Desa Kadikaran yang diusulkan oleh Dewan Kota yang dikelola Hikmatulloh warga kampung Badamusalam Kecamatan Kasemalen Kota Serang saat KDPM Ranjeng mencoba melakukan koordinasi melalui pesan WhatsApp pada hari Jumat (13/2/2025) yang lalu terkait bisakah KDMP mensuplai bahan-bahan yang dibutuhkan oleh SPPG, namun belum ada jawaban dari pihak SPPG hingga saat ini.

Begitu juga dengan pihak Sekolah Dasar yang berada di Desa Ranjeng yang lebih memilih belanja lewat Siplah yang diduga memiliki cash back yang besar.

"Mereka berjalan sendiri, tidak sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres)" ujar Agus.

Menyikapi keluhan Agus, wartawan mencoba melakukan konfirmasi dengan pengelola SPPG atau Yayasan Hikmatulloh yang terkesan menghindar dan sulit untuk ditemui, begitupun saat ditanya wartawan via WA apakah SPPG di Desa Kadikaran sudah terverifikasi oleh pihak Dinas Kesehatan setempat terkait sertifikat laik higienis sanitasi, pihak SPPG menjawab sudah, sedangkan saat diminta wawancara terkait Juknis SK BGN No. 41 Tahun 2025 terkait Juknis Tata Kelola SPPG dan Juknis Revisi No. 3, Hikmatulloh menghindar dan terkesan tidak ingin bertemu.

Sama halnya dengan pengadaan buku atau pakaian, diduga ditarik satu pintu dan di kelola oleh K3S disetiap sekolah.

Hal itu berdasarkan pengakuan Kepala Sekolah yang tak ingin disebut namanya. Bahwa dirinya  hanya ikut kata di atas . 

"Saya berharap pihak SPPG maupun pihak pendidikan  bisa terbuka untuk  bekerja sama .agar masyarakat lokal bisa menerima manfaat dari keberadaan SPPG dan sekolah dan .jangan mementingkan satu pihak demi keuntungan pribadi". ucap Agus (Akbar)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama