MenaraToday.Com - Pandeglang :
Aparat kepolisian bersama tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang korban tenggelam atas nama Dafa Kurniawan di wilayah Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.
Wakapolsek Sumur, Ipda Agus Daryana, menegaskan bahwa hingga saat ini korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus berlangsung.
“Korban hilang atas nama Dafa Kurniawan hingga siang ini belum ditemukan. Adapun video atau foto yang ramai beredar di media sosial dipastikan bukan korban, karena proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR dan Polsek Sumur,” ujar Ipda Agus kepada menaratoday.com, Jumat (13/2/2026).
Ipda Agus menuturkan, pencarian melibatkan tim SAR dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pandeglang, Satpolair, TNI, serta personel Polsek Sumur.
“Tim gabungan menyisir area perairan dan lokasi sekitar kejadian untuk menemukan korban,” ujarnya.
Ia kembali menegaskan bahwa video atau foto yang beredar luas di media sosial dipastikan bukan korban yang dimaksud. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi maupun konten visual yang belum terverifikasi kebenarannya, serta tidak menyebarkan kabar yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Iya, media sosial kadang simpang siur beritanya. Yang jelas korban sampai saat ini belum ditemukan. Saat ini tim SAR sedang beristirahat dan pencarian akan dilanjutkan kembali pukul 13.30 WIB,” tutupnya.
Sebelumnya, insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Daplangu 2, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Kamis (12/2/2026) sore. Dua orang santri terseret arus ombak saat berenang. Satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara satu lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan berjumlah 20 orang yang dipimpin Ketua Rombongan H. Ajid tiba di Pantai Daplangu 2. Setibanya di lokasi, rombongan beristirahat dan makan bersama di sekitar pantai.
Sekira pukul 15.00 WIB, empat santri asal Mandalawangi, Pandeglang, yakni Dafa Kurniawan, Adib, Arya Dana, dan Syahbana, berenang di sekitar lokasi. Saat berenang, Dafa dan Adib sempat bercanda di tepian pantai. Namun sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya diduga terseret arus ombak. Jarak antara saksi dan korban diperkirakan sekitar enam meter.
Korban sempat meminta pertolongan kepada saksi Syahbana, namun karena tidak mampu memberikan bantuan langsung, saksi segera memanggil teman-temannya yang berada di pantai.
Menurut keterangan Syahbana, Dafa dan Adib terseret arus hingga ke tengah laut dengan ketinggian ombak diperkirakan mencapai dua meter. Mendengar teriakan minta tolong, rekan-rekan santri langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan.
Tak lama kemudian, Adib berhasil ditemukan di pesisir pantai tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi selamat setelah terbawa arus. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sumur untuk mendapatkan perawatan medis.
Hingga berita ini diturunkan, Dafa Kurniawan (14), pelajar asal Kampung Tubuy Rancanyenang RT 01 RW 02, Desa Giri Pawana, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, masih belum ditemukan dan dalam proses pencarian oleh tim gabungan. (ILA)
