Pencarian Berakhir, Santri Tenggelam di Pantai Daplangu 2 Ditemukan 100 Meter dari Lokasi Awal

MemaraToday.Com - Pandeglang :

Korban tenggelam di Pantai Daplangu 2, Desa Kertajaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (14/2/2026), sekitar pukul 13.45 WIB, 100 meter dari tempat kejadian awal.

Wakapolsek Sumur, Ipda Agus Daryana membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan, korban atas nama Dafa Kurniawan ditemukan sekitar pukul 13.45 WIB.

“Iya betul sekali, korban Dafa Kurniawan ditemukan pada jam 13.45 WIB, sekitar 100 meter dari titik tenggelam (TKP awal), masih berada di seputaran Pantai Daplangu 2, dalam keadaan meninggal dunia,” kata Ipda Agus kepada menaratoday.com.

Ipda Agus menjelaskan, penemuan korban merupakan hasil sinergitas seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian.

“Korban Dafa berhasil ditemukan berkat kerja sama Tim Gabungan SAR dari Basarnas, BPBD Kabupaten Pandeglang, Satpolair Polres Pandeglang dan personel Polsek Sumur,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di pantai, terutama ketika kondisi ombak besar, serta mematuhi petunjuk maupun larangan yang ada di area pantai.

"Saat ini korban sudah dibawa pihak keluarga sekitar 30 menit yang lalu dari puskesmas Sumur. Kami juga mengingatkan agar selalu waspada dan mentaati larangan-larangan ketika berenang di tepi pantai," tutupnya.

Sebelumnya, insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Daplangu 2 pada Kamis (12/2/2026) sore. Dua orang santri terseret arus ombak saat berenang. Satu korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sementara satu lainnya sempat dinyatakan hilang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan berjumlah 20 orang yang dipimpin Ketua Rombongan H. Ajid tiba di Pantai Daplangu 2. Setibanya di lokasi, rombongan beristirahat dan makan bersama di sekitar pantai.

Sekira pukul 15.00 WIB, empat santri asal Mandalawangi, Pandeglang, yakni Dafa Kurniawan (14), Adib, Arya Dana, dan Syahbana berenang di sekitar lokasi. Saat berenang, Dafa dan Adib sempat bercanda di tepian pantai. 

Namun sekitar pukul 15.30 WIB, keduanya diduga terseret arus ombak dengan jarak saksi dan korban diperkirakan sekitar enam meter. Korban sempat meminta pertolongan kepada saksi Syahbana. Karena tidak mampu memberikan bantuan langsung, saksi segera memanggil rekan-rekannya yang berada di pantai.

Menurut keterangan saksi, Dafa dan Adib terseret arus hingga ke tengah laut dengan ketinggian ombak diperkirakan mencapai dua meter. Mendengar teriakan minta tolong, rekan-rekan santri langsung menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.

Tak lama kemudian, Adib berhasil ditemukan di pesisir pantai tidak jauh dari lokasi kejadian dalam kondisi selamat setelah terbawa arus. Korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Sumur untuk mendapatkan perawatan medis.

Dengan ditemukannya Dafa Kurniawan, proses pencarian resmi dihentikan dan korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama