Panen Berlimpah, Timun Suri Jadi Primadona Saat Ramadan

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Tumpukan timun suri berwarna kuning pucat terlihat memenuhi lapak-lapak pengepul sejak pagi hari. Aromanya yang khas tercium samar di antara aktivitas bongkar muat yang berlangsung cepat. Menjelang Ramadan, suasana seperti ini menjadi penanda bahwa musim timun suri kembali tiba.

Di lapaknya Yang berada di Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, Banten, Hadi (37) tampak sibuk mengatur pengiriman. Satu per satu pemborong datang membawa kendaraan bak terbuka untuk mengangkut buah yang identik dengan menu berbuka puasa tersebut. Baginya, Ramadan selalu identik dengan panen yang melimpah.

“Panen timun suri yang melimpah saat Ramadan ini sudah biasa. Buah ini memang selalu ditunggu-tunggu untuk menu berbuka puasa,” ujar Hadi kepada menaratoday.com, Selasa (24/2/2026).

Timun suri memang memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Saat azan magrib berkumandang, segelas es timun suri yang dipadukan dengan sirup dan susu menjadi pelepas dahaga yang sederhana namun dirindukan. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis segar menjadikannya primadona musiman.

Untuk para pemborong, Hadi memasang harga Rp. 4.500 per kilogram dengan syarat pembelian harus dalam jumlah besar dan diambil seluruhnya (tidak disortir). Skema itu, menurutnya, mempermudah distribusi ke pedagang kecil.

“Rp. 4.500 per kilo, tapi harus diambil semua, tidak bisa satuan. Kalau satuan, harganya hampir sama dengan para pedagang yang ada di pasar,” jelasnya.

Meski panen melimpah, musim Ramadan tahun ini tidak sepenuhnya tanpa kendala. Faktor cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi petani dan pengepul.

“Cuaca cukup berpengaruh, jadi masa pertumbuhan dan rasa timun suri tahun ini kurang maksimal,” katanya.

Permintaan yang tinggi datang tidak hanya dari wilayah sekitar, tetapi juga dari luar daerah seperti Rangkas. Hal ini menunjukkan bahwa timun suri tetap menjadi komoditas favorit setiap Ramadan.

Warti (42), seorang pedagang di pasar, mengaku sudah mulai menambah stok timun suri sejak awal ramadan. Menurutnya, menu minuman berbuka berbahan dasar timun suri selalu laris manis saat bulan puasa.

“Kalau Ramadan, pembeli pasti cari yang segar-segar. Es timun suri cepat sekali habis, apalagi menjelang magrib,” ujarnya. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama