Sebelum Ditabrak Kereta Api, Kedua Korban Di Jemput Dari Pesantren Untuk Libur Menjelang Puasa Ramadhan

MenaraToday.Com - Asahan : 

Kecelakaan maut antara kereta api jurusan Medan Tanjungbalai dengan mobil Toyota Fortuner bernopol BK 1676 VAA yang dikendarai oleh Mardi (67) warga Dusun V Rawang Pasar V , Kecamatan Panca Arga, Kabupaten Asahan yang terjadi di perlintasan kereta api tidak berpalang di Pasar VIII Kelurahan Umbut-Umbut, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan Sumatera Utara, Minggu (15/2/2026) sekira pukul 11.00 Wib.

Informasi yang dihimpun dilapangan, sebelumnya Mardi menjemput cucunya di Pesantren yang berada di Umbut-Umbut menjelang libur menyambut puasa Ramadhan. Setiba di lokasi kejadian di duga Mardi tidak mendengar klakson kereta api penumpang yang datang dari arah Medan menuju Tanjungbalai sehingga kereta api menabrak bagian tengah mobil dan terseret beberapa meter hingga masuk ke dalam parit.

Dalam kecelakaan tersebut dua orang remaja yang baru saja dijemput di Pesantren yang duduk di kursi samping meninggal dunia ditempat sementara Mardi mengalami luka serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Permata Hati, Gambir Baru, Kisaran.

Menurut Muhamad Yusuf, salah seorang warga sekitar menyebutkan sudah sering sekali terjadi kecelakaan di lokasi kejadian, namun pemerintah tidak pernah berupaya untuk membangun palang pintu kereta api.

"Sudah sering sekali terjadi kecelakaan disini bang, tapi ya hingga kini belum ada niat pemerintah untuk membangun pos palang perlintasan kereta api disini" ujarnya.

Saat ditanya kronologis kecelakaan tersebut, Yusuf menyebutkan bahwa mobil yang datang dari arah Kisaran menuju Air Joman ini saat itu hendak melintasi rel kereta api diduga tidak mendengar klakson kereta api sehingga kecelakaan pun tidak terhindarkan.

Hingga berita ini diterbitkan kedua remaja yang meninggal dunia telah di bawa ke rumah duka sementara Mardi sang supir masih mendapatkan perawatan medis dan mobil telah di gerek dari lokasi kejadian. (Nn) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama