MenaraToday.Com - Pandeglang :
Satu unit rumah milik Aisyah, warga Kampung Kalumpang, RT/RW 01/02, Desa Rancatereup, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Banten, rusak berat setelah tertimpa pohon kelapa yang roboh akibat dihantam angin kencang, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Peristiwa terjadi saat angin kencang melanda wilayah tersebut pada siang hari. Pohon kelapa yang berada tepat di depan rumah korban tiba-tiba tumbang dan menimpa bagian atap depan rumah hingga menyebabkan kerusakan parah di hampir seluruh bagian bangunan.
Salah satu warga setempat, Iyung, mengatakan saat kejadian pemilik rumah sedang berada di rumah sakit karena menjalani proses persalinan.
“Waktu kejadian pemiliknya tidak ada, hanya ada mertua, anaknya dan bibi korban. Sementara Bu Aisyah masih di rumah sakit karena baru melahirkan,” ujar Iyung kepada menaratoday.com.
Menurutnya, angin kencang datang secara tiba-tiba dan membuat warga sekitar panik. Beberapa warga sempat berusaha mendekat untuk memastikan kondisi rumah setelah pohon tumbang.
“Anginnya cukup kencang dan datang mendadak. Tiba-tiba terdengar suara keras, ternyata pohon kelapa sudah roboh dan menimpa rumah. Warga langsung berdatangan untuk melihat dan membantu,” katanya.
Ia menambahkan, saat kejadian mertua korban dan bibinya sempat terlihat bersama anak korban yang paling besar di sekitar rumah. Namun setelah peristiwa itu, ketiganya diduga mengungsi ke rumah keluarga yang berada di samping rumah korban untuk sementara waktu.
“Usai kejadian sepertinya ketiganya, yakni mertua, anak dan bibi, mengungsi ke rumah yang berada di samping rumah korban karena kondisi rumah sudah tidak bisa ditempati,” tambahnya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, warga bersama aparat setempat masih melakukan pembersihan material pohon dan puing-puing bangunan yang berserakan.
Warga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat untuk membantu perbaikan rumah korban yang mengalami kerusakan berat, mengingat kondisi pemilik rumah yang baru saja melahirkan dan membutuhkan tempat tinggal yang layak. (ILA)
