Pernahkah Anda memperhatikan ubin
kuning bertekstur timbul di trotoar, stasiun, atau area penyeberangan kota?
Ubin taktil ini dipasang kuat menggunakan lem keramik agar tetap stabil saat diinjak
pengguna.
Permukaan dengan pola garis dan
titik tersebut dirancang khusus membantu penyandang disabilitas netra berjalan.
Dengan tekstur kontras yang mudah dirasakan, Anda dapat memahami arah jalur
sekaligus tanda peringatan.
Definisi Tactile Paving
Tactile paving adalah ubin bertekstur timbul yang
dipasang di area publik sebagai panduan bagi penyandang disabilitas netra.
Permukaan timbulnya dapat dirasakan melalui pijakan kaki atau tongkat saat
berjalan.
Ubin ini memiliki dua pola utama,
yaitu garis sebagai penunjuk arah dan titik sebagai tanda peringatan. Tactile
paving umumnya dipasang di trotoar, stasiun, halte, atau penyeberangan
menggunakan lem keramik agar kuat dan tahan lama.
Perbedaan Tactile Paving Dot dan Lurus
Sekilas terlihat mirip, tetapi tactile
paving dot dan lurus memiliki fungsi yang berbeda. Memahami perbedaannya
membantu Anda mengenali arti jalur taktil saat berada di ruang publik.
1.
Pola Ubin
Tactile paving memiliki dua bentuk permukaan berbeda, yaitu pola garis
memanjang dan pola titik menonjol. Pola garis terlihat seperti jalur lurus
bertekstur, sedangkan tipe dot berbentuk bulatan kecil berderet rapi.
Perbedaan tekstur ini sengaja dirancang agar mudah dikenali
melalui pijakan kaki atau tongkat pengguna. Saat dipasang, ubin biasanya
direkatkan menggunakan lem keramik agar kuat dan tidak mudah bergeser.
2.
Fungsi Utama
Tactile paving tipe lurus berfungsi sebagai pemandu arah agar penyandang
tunanetra dapat berjalan mengikuti jalur. Anda dapat mengartikan pola ini
sebagai petunjuk untuk terus berjalan maju dengan aman.
Sebaliknya, tipe dot berfungsi memberikan peringatan
adanya potensi bahaya atau perubahan kondisi jalur. Tekstur titik mengingatkan
pengguna agar berhenti sejenak, memperlambat langkah, atau lebih berhati-hati.
3.
Lokasi Pemasangan
Tipe lurus biasanya dipasang memanjang pada trotoar, koridor
gedung, atau jalur pedestrian kota. Jalur tersebut membantu pengguna mengikuti
rute berjalan tanpa tersesat di area publik.
Sementara itu, tipe dot lebih sering ditempatkan pada
titik yang membutuhkan perhatian khusus. Contohnya di tepi peron stasiun, dekat
tangga, ujung trotoar, atau area penyeberangan jalan.
4.
Makna Pesan
Setiap pola tactile paving sebenarnya menyampaikan
pesan berbeda kepada pengguna yang melintas. Pola garis memberi arti bahwa
jalur tersebut aman untuk diikuti sebagai panduan arah berjalan.
Sebaliknya, pola titik menandakan adanya potensi bahaya atau
perubahan situasi di area tersebut. Kombinasi kedua pola ini membantu Anda
memahami jalur sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Cara Mengaplikasikan Tactile
Paving di Area Outdoor
Pemasangan tactile paving di
area luar ruangan perlu dilakukan dengan perencanaan yang matang. Dengan
langkah yang tepat, Anda dapat memastikan jalur taktil berfungsi optimal
sebagai panduan pengguna.
1.
Pilih Lokasi yang Tepat
Tentukan area pemasangan seperti trotoar, jalur pedestrian,
atau akses menuju bangunan publik. Pastikan jalur bebas dari hambatan seperti
tiang, pohon, atau pot yang dapat menghalangi pengguna.
2.
Tentukan Jenis dan Pola Guiding
Block
Gunakan pola garis untuk menunjukkan arah berjalan lurus
bagi penyandang disabilitas netra. Gunakan pola titik sebagai tanda peringatan
di area seperti tangga, persimpangan, atau tepi jalan.
3.
Bersihkan Area
Pemasangan
Pastikan permukaan area pemasangan bersih, rata, dan cukup
padat sebelum proses instalasi dimulai. Permukaan yang stabil membantu guiding
block terpasang kuat dan tidak mudah bergeser.
4.
Tandai Jalur Pemasangan
Tandai jalur pemasangan menggunakan garis bantu agar susunan
ubin tetap lurus dan rapi. Langkah ini memudahkan Anda menjaga konsistensi arah
jalur guiding block.
5.
Mengaplikasikan Perekat
Aplikasikan lem keramik secara merata pada permukaan dasar
menggunakan trowel bergerigi. Perekat yang merata membantu guiding block
menempel kuat dan tahan terhadap penggunaan luar ruangan.
6.
Menempatkan Guiding
Block
Letakkan guiding block mengikuti jalur yang sudah
ditandai sebelumnya. Tekan perlahan agar ubin menempel kuat dan posisinya tetap
rata.
7.
Lakukan Finishing
Periksa kembali permukaan guiding block agar tidak
ada bagian yang menonjol atau tidak rata. Jika terdapat celah, isi sambungan
agar ubin terkunci dan lebih stabil saat digunakan.
Pasang Tactile Paving Lebih
Kuat? Gunakan Perekat yang Tepat!
Tactile paving membantu menciptakan jalur publik
yang lebih aman dan inklusif bagi penyandang disabilitas netra. Agar fungsinya
maksimal, pemasangan harus dilakukan dengan material perekat yang kuat,
presisi, dan tahan terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Sika telah hadir lebih dari 115
tahun sebagai pelopor teknologi waterproofing berbasis semen untuk
berbagai proyek konstruksi kelas dunia.
Sika juga terlibat dalam proyek
pembangunan MRT Indonesia hingga Ruas Tol di Kota Jakarta, sekaligus
menghadirkan solusi perekat berkualitas tinggi.
Produk unggulannya terdiri dari
SikaCeram - 255 Big Slab dirancang khusus untuk pemasangan keramik atau slab
berukuran besar dengan fleksibilitas tinggi, anti-slip vertikal, waktu kerja
lebih panjang, serta aplikasi yang halus dan mudah.
SikaCeram - 200 TA Tilefix memiliki
daya lekat sangat kuat, cocok untuk keramik ukuran besar, dapat digunakan pada
area terendam air maupun metode tile on tile, serta praktis digunakan
cukup dengan menambahkan air.
SikaCeram - 180 TileFix menawarkan
daya rekat tinggi untuk granit dan keramik pada dinding maupun area basah
(tidak terendam), serta mudah diaplikasikan hanya dengan menambahkan air.
SikaCeram - 150 CA TileFix menjadi
solusi perekat untuk pemasangan keramik pada lantai dan area kering dengan daya
rekat kuat serta aplikasi praktis hanya dengan campuran air.
Ingin memastikan pemasangan keramik
proyek Anda lebih kuat, rapi, dan tahan lama? Hubungi kami untuk konsultasi kebutuhan proyek
Anda bersama tim Sika.

