Ngabuburit Ramadan, SMAN 3 Pandeglang Meriahkan Dengan Pildacil Dan Berbagi Takjil


MenaraToday.Com - Pandeglang :

Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, SMA Negeri 3 Pandeglang menggelar kegiatan bertajuk “Ngabuburit di Smagalang” yang berlangsung pada 2–6 Maret 2026 mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai di lingkungan sekolah. 

Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kebaikan di Bulan Penuh Berkah” ini diikuti oleh siswa, guru, serta warga sekolah lainnya dari PAUD, TK dan sekolah dasar (SD). Berbagai kegiatan digelar untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan aktivitas positif dan bermanfaat. 

Sejumlah rangkaian acara turut memeriahkan kegiatan tersebut, di antaranya Bazar Ramadan, Pembagian Takzil Gratis, Santunan Anak Yatim Piatu, Bakti Sosial, serta Buka Puasa Bersama.

Selain itu, panitia juga menyelenggarakan berbagai perlombaan bernuansa Islami seperti lomba Pidato Cilik (Pildacil), Lomba Adzan, Lomba Tahfidz, Lomba Hafalan Doa Harian, dan Lomba Fashion Show.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Sri Rahmawati, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial serta mempererat kebersamaan di kalangan siswa.

“Melalui kegiatan unggulan ini kami ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, religius dan semangat berbagi kepada para siswa, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” ujar Sri Rahmawati kepada menaratoday.com, Kamis (5/3/2026).

Ia menyebut, ada sekitar 150 peserta mengikuti berbagai lomba keagamaan yang digelar. Para peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, TK hingga SD, dan tidak dipungut biaya pendaftaran.

“Ada 150 peserta yang mendaftar dari berbagai sekolah. Kegiatan ini gratis, para peserta tidak dipungut biaya sepeser pun. Selain lomba, kami juga mengadakan bakti sosial dan buka puasa bersama yang digelar setiap hari secara bergilir,” jelasnya.

Sri menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, khususnya dalam bidang keagamaan sejak usia dini.

“Ini kesempatan yang sangat baik bagi anak-anak setingkat PAUD hingga SD yang memiliki minat di bidang keagamaan seperti ceramah dan lainnya. Kami juga mengingatkan kepada para peserta yang masuk final besok agar mempersiapkan diri dengan baik. Kalau pun belum berhasil, jangan patah semangat dan coba lagi tahun depan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Siwi Astuti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Ramadan seperti ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter bagi siswa.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana pembelajaran untuk memperkuat nilai religius, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, terdapat tujuh cabang lomba yang digelar sejak Senin hingga Kamis sore, di antaranya lomba Pildacil, adzan, tahfidz, hafalan doa harian, dan fashion show. Kegiatan ini juga menjadi ajang lomba pertama yang melibatkan peserta dari luar sekolah.

“Ini merupakan ajang pertama kali kami menggelar lomba yang melibatkan peserta dari luar. Sebelumnya kegiatan Ramadan hanya diikuti siswa internal sekolah. Semoga ke depan bisa kembali dilaksanakan dengan lebih baik lagi,” katanya.

Para peserta yang lolos akan kembali bertanding memperebutkan posisi juara pada babak final lomba Yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (6/3/2026). Panitia telah menyiapkan piala, piagam penghargaan, serta hadiah uang tunai bagi para pemenang.

Salah satu juri, Iyoh Humaeroh, mengatakan penilaian dalam perlombaan tidak hanya dilihat dari kemampuan peserta, tetapi juga dari adab dan sikap saat tampil.

“Banyak yang menjadi poin penilaian, terutama pada lomba doa harian. Di antaranya sopan santun (adab), kelancaran, makhraj huruf, serta kejelasan suara peserta,” tuturnya.

Melalui kegiatan “Ngabuburit di Smagalang”, pihak sekolah berharap momentum Ramadan dapat dimanfaatkan para siswa untuk melakukan kegiatan positif sekaligus mempererat hubungan antara warga sekolah dan masyarakat sekitar. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama