MenaraToday.Com - Asahan :
Sempat ditutup dan tidak beroperasi, kini 4 dari 18 Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Asahan kembali beroperasi
Informasi yang berhasil dirangkum awak media, setelah melalui proses evaluasi dan pelengkapan persyaratan yang diminta akhirnya 4 SPPG yang terdiri dari SPPG Air Joman, SPPG Buntu Pane Mekar Sari, SPPG Kisaran Barat Kisaran Baru 2 dan SPPG Pulo Bandring Sidomukti akhirnya dicabut status pemberhentian sementaranya dan diperbolehkan kembali memberikan layanan kepada masyarakat penerima manfaat.
Menurut Wakil Bupati Asahan yang juga Koordinator SPPG Asahan, Rianto menyebutkan bahwa empat SPPG tersebut telah menyelesaikan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS) yang menjadi syarat utama dari Badan Gizi Nasional (BGN)
"Setelah sertifikasi tersebut diterbitkan maka status penghentian sementara terhadap SPPG tersebut langsung dicabut dan diizinkan untuk menjalankan operasional kembali dan dapat menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat, khususnya kepada anak sekolah dan kelompok masyarakat yang membutuhkan" ujarnya, Jumat (13/3/2026)
Lebih lanjut, Rianto menjelaskan bahwa SPPG memiliki peran penting dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat terutama bagi anak-anak dan ibu hamil
"Dengan beroperasinya kembali empat SPPG itu, pemerintah Kabupaten Asahan berharap distribusi program pemenuhan gizi dapat berjalan lebih maksimal. Selain itu, pihak pemerintah juga mengingatkan kepada pengelola SPPG lainnya agar segera melengkapi seluruh persyaratan yang dibutuhkan agar dapat kembali beroperasi" ujarnya. (SDM)
