4 Bulan Belum Di Gaji, Puluhan Guru P3K Paruh Waktu Mengadu Ke DPRD Asahan

MenaraToday.Com - Asahan :

Puluhan guru P3K Paruh Waktu mendatangi ruangan Komisi A DPRD untuk mengadukan nasib mereka yang belum menerima gaji sejak bulan Januari hingga kini, Senin (13/4/2026) sekira pukul 14.00 Wib.

Kedatangan guru-guru ini disambut Ketua Komisi A DPRD Asahan Hasbi Ardiansyah Fitra didampingi Wakil Ketua Renold Sinaga dan Satria Sihombing.

Dalam pertemuan tersebut, Yuda Saputra salah seorang perwakilan guru  menyampaikan keluhan para guru yang telah diangkat sebagai P3K Paruh Waktu yang mengabdi untuk mencerdaskan anak bangsa yang sama sekali belum menerima gaji bahkan belum menandatangi  

"Saat ini belum ada kejelasan status kami di P3K Paruh Waktu ini dan yang buat kami kecewa kenapa saat kami mencoba menyuarakan keluhan kami ada semacam diskriminasi yang kami terima, makanya kali ini kami mewakili rekan-rekan guru P3K Paruh Waktu mengadukan nasib kami kepada anggota DPRD Asahan agar kiranya keluhan kami ini dapat ditampung dan diagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan instansi terkait" ujar Yuda Saputra.

Yuda juga menambahkan bahwa ada sebagian guru yang diminta menandatangani SPJ namun gaji belum juga di bayarkan. 

"Ada sebagian guru diminta menandatangani SPJ dan diminta membuka rekening ke Bank Sumut dengan alasan gaji akan di bayarkan melalui bank, namun rekening sudah dibuka akan tetapi tidak gaji juga tidak ada di transfer ke rekening" ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Asahan  Hasbi Ardiansyah Fitra menjelaskan pihaknya menerima keluhan pada guru P3K Paruh Waktu dan akan mengagendakan RDP pada tanggal 20 April 2026 dengan memanggil pihak instansi terkait untuk mempertanyakan kendala mengapa gaji guru P3K Paruh Waktu belum juga di bayar.

"Kita akan agendakan tanggal 20 April 2026 sekira pukul 14.00 Wib dengan memanggil pihak Dinas Pendidikan, inspektorat, BKD dan instansi terkait dengan permasalahan ini" jelasnya. (NN)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama