MenaraToday.Com - Pandeglang :
Suara deru mesin memecah udara pagi di Sirkuit MPS Motorsport Tapos, Minggu (12/4/2026). Debu beterbangan seiring laju motor-motor trail yang melibas lintasan ekstrem, menghadirkan tontonan penuh adrenalin bagi ratusan pasang mata yang sejak pagi telah memadati area sirkuit.
Di tengah semarak Hari Jadi Kabupaten Pandeglang ke-152, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motocross 2026 menjadi salah satu magnet utama yang menyedot perhatian masyarakat. Tak hanya warga lokal, sejumlah pengunjung dari luar daerah pun turut hadir, menyatu dalam euforia balap motor kelas nasional.
Para pembalap dari berbagai kota di Indonesia tampil penuh percaya diri. Lompatan demi lompatan di lintasan tanah yang menantang disambut sorak sorai penonton. Bagi sebagian warga, ini bukan sekadar hiburan, melainkan pengalaman langka menyaksikan langsung aksi rider profesional.
Di balik kemeriahan itu, tersimpan kerja keras penyelenggara. Ketua Panitia, Aspuri, mengungkapkan bahwa ajang ini dipersiapkan dengan matang agar dapat memberikan pengalaman terbaik bagi semua pihak.
“Kami ingin menghadirkan event berkualitas di Pandeglang. Persiapan dilakukan secara maksimal, mulai dari lintasan, keamanan, hingga kenyamanan penonton,” ujarnya.
Baginya, Kejurnas Motocross bukan sekadar perlombaan, tetapi juga langkah untuk memperkenalkan Pandeglang sebagai tuan rumah event olahraga otomotif berskala besar. Ia berharap, ke depan kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang dinantikan.
Di sisi lain, geliat ekonomi turut terasa. Lapak-lapak UMKM berjejer di sekitar arena, menawarkan beragam kuliner dan produk lokal. Aroma makanan, canda tawa, dan transaksi jual beli menjadi warna tersendiri di tengah gemuruh mesin.
Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, melihat momentum ini sebagai peluang besar bagi daerah. Ia menilai, event seperti Kejurnas Motocross mampu memberikan dampak luas, tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga ekonomi dan promosi daerah.
“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana pembinaan atlet dan promosi potensi daerah. Dampaknya juga dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Iing.
Lebih dari sekadar tontonan, Kejurnas Motocross 2026 menghadirkan harapan. Harapan akan lahirnya atlet-atlet berprestasi, tumbuhnya ekonomi lokal, hingga semakin dikenalnya Pandeglang di kancah nasional.
Di penghujung hari, saat debu mulai mereda dan suara mesin perlahan menghilang, semangat yang tersisa justru terasa semakin kuat, semangat untuk terus bergerak maju, seiring roda-roda yang telah mengukir jejak di lintasan Tapos. (ILA)
