Laka Lantas Di Jembatan Cidurian, Pengendara Motor Asal Pandeglang Tewas Di Tempat

MenaraToday.Com - Serang :

Arus lalu lintas di Jembatan Cidurian, Kampung Panunggulan, Kabupaten Serang, Banten, tampak berjalan seperti biasa. Kendaraan melintas silih berganti, sebagian melaju pelan, sebagian lain mencoba mendahului untuk segera tiba di tujuan, - Minggu (19/4/2026) siang

Di tengah situasi tersebut, Asparudin, seorang warga Kampung Karet, Desa Sukasaba, Kecamatan Munjul, Kabupaten Pandeglang, turut melintas dengan sepeda motornya. Tak ada yang menyangka, perjalanan yang tampak biasa itu akan berakhir tragis.

Sebuah rekaman video yang terekam kamera dashcam kemudian beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik sebelum kejadian. Dari sudut pandang pengendara mobil di belakang, Asparudin terlihat berusaha menyalip sebuah truk di depannya. Ia perlahan mengambil sisi kanan, mencoba mencari celah di antara kendaraan yang melaju.

Sebuah kendaraan lain tampak datang dari arah berlawanan. Dalam momen yang begitu singkat, keraguan terlihat, sebuah keputusan yang harus diambil dalam hitungan detik.

Asparudin terjatuh bersama sepeda motornya, tepat di samping truk yang tengah dilaluinya. Dalam posisi yang tak menguntungkan, bagian kepalanya berada di jalur roda kendaraan besar tersebut.

Suasana yang semula biasa berubah menjadi kepanikan. Dalam video yang sama, sekitar pukul 14.15. Wib terdengar suara seorang perempuan yang berteriak histeris, memecah kebisingan jalanan.

"Aaaa.....ayaaaah gak mauu liaat," teriaknya, penuh kepanikan dan duka.

Namun yang membuat kejadian ini semakin pilu, truk tersebut tidak berhenti. Kendaraan itu terus melaju, meninggalkan lokasi bersama identitas pengemudinya yang hingga kini belum diketahui.

Asparudin dinyatakan meninggal dunia di tempat. Jalan yang tadinya menjadi jalur rutinitas berubah menjadi saksi bisu hilangnya nyawa dalam sekejap 

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan risiko tinggi di jalan raya, tentang keputusan dalam sepersekian detik, tentang kewaspadaan, dan tentang tanggung jawab yang tak boleh diabaikan. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama