MenaraToday.Com - Pandeglang :
Raden Dewi Setiani meninjau langsung para siswa dan pedagang yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di depan SD Sukaratu 5, Kampung Cikole, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.20 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil Toyota Innova bernomor polisi A 1633 BF yang menabrak sejumlah siswa dan pedagang di sekitar lokasi sekolah. Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat setempat.
Dalam kunjungannya, Dewi memastikan seluruh korban yang saat ini menjalani perawatan mendapatkan penanganan medis terbaik. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban.
“Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi kita semua. Kami memastikan para siswa dan pedagang yang sedang dirawat mendapatkan penanganan terbaik, sekaligus memastikan kebutuhan dan kondisi mereka terus dipantau dengan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dewi menyampaikan bahwa keluarga korban tidak perlu khawatir terkait biaya perawatan.
“Kami pastikan seluruh biaya perawatan korban gratis dan ditanggung pemerintah,” tegasnya.
Ia juga berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, serta mengingatkan pentingnya peningkatan kewaspadaan dan keselamatan, khususnya di lingkungan sekolah.
Pada kesempatan tersebut, Dewi turut menyampaikan belasungkawa atas wafatnya salah satu korban, TB Muhamad Atharul Milal.
“Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan mobil Toyota Innova terjadi di depan SD Negeri Sukaratu 5, Kabupaten Pandeglang, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.20 WIB. Peristiwa ini menyebabkan satu siswa meninggal dunia dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Mobil berwarna hitam dengan nomor polisi A 1633 BF tersebut dikendarai oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pandeglang, Ahmad Mursidi.
Berdasarkan informasi awal, pengemudi diduga dalam kondisi sakit saat mengendarai kendaraan. Dugaan ini diperkuat dengan adanya selang oksigen yang dikenakan saat kejadian.
Insiden terjadi saat para siswa tengah menjalani waktu istirahat dan berada di depan sekolah untuk membeli jajanan.
Salah seorang guru SD Negeri Sukaratu 5, mengatakan korban terdiri dari siswa kelas 3 hingga kelas 6.
“Ada siswa kelas 3, 4, 5, dan 6. Korban yang meninggal dunia siswa kelas 4,” ujarnya. (ILA)
