Satu Dari Tiga Pelaku Bajing Loncat Dikandangkan Polisi

MenaraToday.Com - Labura ;

Satu dari empat pelaku bajing loncat yang kerap beraksi di wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu berhasil diringkus dan di kandangkan di sel Mapolsek Kualuh Hulu setelah ditangkap di Simpang Lingkungan Panjang Batang, Kelurahan Gunting Saga, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sabtu (11/4/2026) sekira pukul 06.00 Wib  

Menurut keterangan Kapolsek Kualuh Hulu AKP Citra Yani Barus melalui Kanit Reskrim Ipda Ramadhan Hilal menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya laporan korban Nikodemus Sianipar (30) yang diterima pihak Polsek Kualuh Hulu.

"Menurut keterangan korban, aksi bajing loncat tersebut terjadi pada hari Sabtu (11/4)2026) sekira pukul 03.40 Wib di Jalinsum Pertanian Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan dimana saat itu korban tengah melintas dari arah Rantau Prapat menuju Aek Kanopan dimana korban melihat ada empat orang pria tengah mengumpulkan buah kelapa sawit yang berserakan di jalan dimana sebelumnya pada pelaku telah membajak isi mobil truk pembawa sawit dengan cara merusak terpal penutup truk" jelas Ramadhan Hilal

Lebih lanjut Ramadhan Hilal menambahkan ketika aksinya diketahui, para pelaku langsung melarikan diri namun salah seorang pelaku berhasil diamankan tidak lama dari kejadian.

"Saat diinterogasi pelaku berinsial FP (21) warga Gunting Saga ini mengakui perbuatannya dan menyebutkan dalam beraksi dirinya bersama tiga orang rekannya berinisial D alias T, R dan N yang berhasil kabur" ujarnya.

Perwira pertama berpangkat satu gasih ini pun menambahkan bahwa pihaknya masih memburu tiga pelaku yang identitasnya sudah dikantongi polisi.

"Jadi saat ini pelaku atas nama FP beserta barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra tanpa plat, 16 janjang buah kelapa sawit dan saru buah terpal dengan kondisi robek sudah kita amankan di Polsek Kualuh Hulu dan kita masih memburu tiga rekan pelaku yang ikut beraksi dalam kejadian tersebut" ujarnya. (Greg)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama