Usung Jargon Petarung di HUT ke-152, Bupati Pandeglang Klaim Sejumlah Capaian Pembangunan dan Ekonomi

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Di momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-152 Kabupaten Pandeglang dengan jargon pejuang tangguh, religious unggul (Petarung), dimanfaatkan sebagai ajang refleksi capaian pembangunan. Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menyebut sejumlah indikator pembangunan dan ekonomi menunjukkan tren positif.

Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna istimewa DPRD Pandeglang, Rabu (1/4/2026), yang menjadi puncak rangkaian perayaan HUT ke-152.

Dalam paparannya, Dewi mengungkapkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 70,80% menjadi 71,84%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga mengalami kenaikan signifikan dari 2,75 persen menjadi 5,18 persen.

“Angka kemiskinan juga mengalami penurunan hingga 48,51 persen, serta Pandeglang berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) sebanyak delapan kali berturut-turut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Dewi menyebut sejumlah proyek pembangunan turut mendorong pertumbuhan daerah, di antaranya investasi pembangunan berpola rakyat senilai Rp240 miliar, pembangunan koperasi desa Merah Putih di Desa Cikeruh Wetan, Kecamatan Cikeusik sebesar Rp12,9 miliar, serta pembangunan jalan sepanjang 4,555 kilometer dengan nilai Rp26,98 miliar.

Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat.

Dari sisi investasi, Pemkab Pandeglang mencatat peningkatan cukup signifikan. Pada 2024, nilai investasi mencapai Rp878,8 miliar dan meningkat menjadi Rp1,197 triliun pada 2025.

“Ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi ekonomi Pandeglang. Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat,” jelas Dewi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa Kabupaten Pandeglang menjadi prioritas pembangunan di Provinsi Banten.

Ia menilai, dukungan dari berbagai pihak, termasuk perwakilan daerah di tingkat pusat, harus dimanfaatkan untuk mempercepat pembangunan.

“Pemerintah daerah harus proaktif mengusulkan program. Semakin banyak diusulkan, semakin besar peluang direalisasikan,” kata Dimyati.

Ia pun berharap kapasitas fiskal Kabupaten Pandeglang ke depan dapat menembus Rp5 triliun. Saat ini, menurutnya, capaian fiskal sekitar Rp2,5 triliun sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan dibandingkan sebelumnya. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama