MenaraToday.Com - Pandeglang :
Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan sebanyak 44 venue olahraga untuk mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032 yang akan digelar bersama Provinsi Lampung. Puluhan venue tersebut tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Banten dan akan digunakan untuk 28 cabang olahraga.
Salah satu venue unggulan yang diajukan berada di kawasan Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, yang dipersiapkan sebagai lokasi cabang olahraga triathlon.
Managing Director PT Banten West Java, Widi Widiasmanto membenarkan bahwa kawasan Tanjung Lesung telah disurvei sebagai calon venue PON 2032.
“Betul, sudah di-survey. Kita tunggu penetapannya. Kita menjadi calon venue cabang olahraga triathlon. Mohon support-nya, bila confirm insya Allah berdampak buat Pandeglang,” kata Widi kepada menaratoday.com. Sabtu (23/5/2026).
Menurut Widi, lintasan triathlon akan berada di dalam kawasan resort Tanjung Lesung.
“Kalau triathlon kan satu lintasan, berenang, sepeda, lari, masih di dalam kawasan Tanjung Lesung,” jelasnya.
Selain Tanjung Lesung, Banten International Stadium diproyeksikan menjadi klaster utama pelaksanaan PON 2032.
Untuk cabang olahraga arung jeram, Pemprov Banten mengusulkan Sungai Ciberang di Kabupaten Lebak. Sedangkan cabang layar direncanakan berlangsung di Pantai Bandulu.
Sejumlah venue indoor juga telah dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan pertandingan berbagai cabang olahraga. Indonesia Convention Exhibition BSD disiapkan untuk cabang MMA dan Muaythai, sementara Dewa United Arena akan digunakan untuk pertandingan basket.
Kemudian Indoor Stadium Sport Center Tangerang diproyeksikan menjadi venue taekwondo, sementara GOR Gondrong dan GOR Nambo disiapkan untuk cabang futsal. Untuk olahraga ekstrem, Pemprov Banten menyiapkan BSD Xtreme Park sebagai venue skateboard dan BMX, serta Climbing Center Greenlake untuk cabang panjat tebing.
Sementara itu, cabang olahraga akuatik dan olahraga pantai dipusatkan di kawasan Pantai Merak Kecil untuk nomor renang perairan terbuka dan finswimming. Sedangkan Bowling at Entertainment PIK 2 disiapkan untuk cabang bowling dan kawasan PIK 2 menjadi salah satu lokasi tambahan triathlon.
Tak hanya mengandalkan venue yang sudah tersedia, Pemprov Banten juga menargetkan pembangunan sejumlah fasilitas baru di kawasan sport center yang ditargetkan selesai pada 2030. Fasilitas tersebut meliputi GOR Akuatik, lapangan tenis, GOR basket, GOR bela diri, lapangan hockey, lapangan tembak, arena BMX dan skateboard hingga arena angkat besi.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan kesiapan venue turut didukung infrastruktur strategis yang dimiliki Banten seperti Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Pelabuhan Merak, jaringan kereta api, serta jalan tol.
“Infrastruktur yang dimiliki Banten akan memudahkan mobilitas atlet, official dan tamu selama pelaksanaan PON 2032,” ujar Andra Soni. (ILA)
