Menanti DOB Cilangkahan, Harapan Baru Bagi Banten Selatan

MenaraToday.Com - Malang :

Hamparan wilayah selatan Banten selama ini dikenal menyimpan potensi besar, mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata. Namun di balik potensi itu, masyarakat masih menghadapi tantangan panjang soal akses layanan publik dan pembangunan infrastruktur. Di tengah harapan tersebut, wacana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Cilangkahan kembali menguat. 

Pemerintah Provinsi Banten pun menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemekaran wilayah itu ke pemerintah pusat.

Gubernur Andra Soni mengatakan, usulan DOB Kabupaten Cilangkahan tidak pernah berhenti diperjuangkan meski moratorium pemekaran daerah masih berlaku.

“DOB Kabupaten Cilangkahan itu terus kita suarakan ke pusat. Jadi kita terus proaktif mengingatkan terkait pemekaran itu,” ujar Andra Soni. Senin (18/5/2026).

Bagi masyarakat Banten Selatan, pemekaran wilayah bukan sekadar perubahan administratif. Harapan terbesar mereka adalah hadirnya pelayanan publik yang lebih dekat dan pembangunan yang lebih merata.

Selama ini, jarak dan aksesibilitas menjadi persoalan yang kerap dirasakan warga di wilayah Lebak Selatan. Tidak sedikit masyarakat yang harus menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan, maupun urusan pemerintahan.

Karena itu, sambil menunggu proses DOB berjalan, Pemerintah Provinsi Banten mulai memperkuat pembangunan di wilayah selatan. 

Sejumlah proyek strategis terus didorong, mulai dari pembangunan RSUD Malingping dan Cilograng, program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), pembangunan irigasi, hingga program sekolah gratis.

“Fokus pembangunan kita banyak di wilayah Banten Selatan karena aksesibilitas di sana harus terus ditingkatkan,” kata Andra Soni.

Menurutnya, secara administratif usulan DOB Kabupaten Cilangkahan sebenarnya telah memenuhi persyaratan, bahkan sudah sampai pada tahap Amanat Presiden (Anpres). Tinggal menunggu kebijakan pemerintah pusat membuka kembali moratorium pemekaran daerah.

Perjuangan panjang itu juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Ketua Bakor PKC Herry Djuhaeri menilai, DOB Cilangkahan akan menjadi pintu menuju kemandirian masyarakat Banten Selatan.

“Insya Allah, kita akan lebih cepat mandiri jika sudah menjadi kabupaten sendiri,” ujarnya.

Harapan itu kini terus hidup di tengah masyarakat. Pemekaran Kabupaten Cilangkahan diyakini bukan hanya soal membentuk daerah baru, tetapi tentang menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat, mempercepat pembangunan, dan membuka peluang ekonomi yang lebih luas di selatan Banten. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama