PT. Hutama Karya Disorot, Warga Patia Nyatakan Dukungan Untuk Aksi 18 Mei 2026

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Gelombang dukungan terhadap rencana aksi warga Desa Patia, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, terus mengalir. Menjelang aksi unjuk rasa pada Senin, 18 Mei 2026, masyarakat dari berbagai elemen mulai berdatangan ke posko persiapan untuk memberikan bantuan logistik bagi peserta aksi.

Aksi yang diperkirakan diikuti ratusan warga itu digelar sebagai bentuk desakan kepada PT Hutama Karya (Haka) agar segera bertanggung jawab memperbaiki kerusakan jalan di wilayah Patia yang diduga akibat aktivitas kendaraan proyek.

Bantuan yang datang secara spontan berupa air mineral, makanan ringan hingga perlengkapan pendukung lainnya. Dukungan tidak hanya berasal dari warga Patia, tetapi juga masyarakat dari luar kecamatan.

“Banyak yang datang sukarela. Tujuannya satu, memastikan rekan-rekan peserta aksi tetap semangat dan tidak kekurangan kebutuhan selama menyampaikan aspirasi,” ujar salah satu pengurus posko. Jumat (15/5/2026).

Rencananya, massa aksi akan berkumpul di halaman Kantor Kecamatan Patia sebelum berjalan kaki menuju kantor operasional PT Hutama Karya di Desa Patia.

Warga menilai kondisi jalan utama desa kini semakin rusak parah dan menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok.

“Kami minta tegas, perusahaan harus bertanggung jawab. Jalan ini rusak karena beban kendaraan proyek mereka, maka sudah seharusnya segera diperbaiki,” tegas Aris Doris, perwakilan warga.

Menurut warga, kerusakan jalan bukan terjadi secara alami, melainkan dampak langsung dari lalu lalang kendaraan proyek bertonase besar yang melintas setiap hari.

Solidaritas masyarakat yang terus mengalir disebut menjadi bukti bahwa tuntutan perbaikan jalan merupakan aspirasi bersama warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Hutama Karya belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan warga maupun rencana aksi yang akan digelar pada Senin mendatang.

Warga mengaku akan terus mengawal persoalan tersebut dan tidak menutup kemungkinan memperbesar aksi apabila belum ada langkah nyata dari pihak perusahaan. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama