MenaraToday.Com - Pandeglang :
Sebanyak 409 siswa kelas XII angkatan ke-42 SMA Negeri 3 Pandeglang resmi dilepas dalam prosesi kelulusan yang berlangsung khidmat dan penuh haru, Selasa (5/5/2026). Seluruh siswa dinyatakan lulus 100 persen, menandai akhir perjalanan pendidikan mereka di bangku sekolah menengah.
Pelepasan tahun ini terasa istimewa dengan penampilan seni tradisional rampak bedug yang menyemarakkan suasana. Tabuhan bedug yang ritmis berpadu dengan ekspresi haru para siswa, menciptakan momen perpisahan yang berkesan.
Kepala sekolah, Hj. Aan Qona’ah, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kelulusan bukanlah titik akhir, melainkan awal dari perjalanan baru menuju masa depan.
“Hari ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan capaian akademik angkatan ke-42 yang cukup membanggakan. Sekitar 50 persen lulusan berhasil melanjutkan ke perguruan tinggi negeri maupun sekolah kedinasan, sebagian melalui jalur prestasi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya dilihat dari angka kelulusan, tetapi juga dari pembentukan karakter siswa selama menempuh pendidikan.
“Yang terpenting adalah bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab, mandiri, dan memiliki nilai-nilai kuat untuk menghadapi kehidupan,” katanya.
Tema pelepasan tahun ini, “Terbit dari Masa Lalu, Bersinar di Masa Depan,” mencerminkan perjalanan siswa dari masa sekolah menuju dunia yang lebih luas.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang Kesiswaan, Sri Rahmawati, menyebut kegiatan ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah demi menghadirkan momen terbaik bagi para siswa.
"Alhamdulillah pelepasan angkatan 42 bisa terlaksana berkat kerjasama seluruh dewan guru dan para siswa, dengan tidak memberatkan orang tua wali murid karena kami menggunakan anggaran dari dana biaya operasional sekolah (BOS) juga sumbangsih dari Salah satu orang tua siswa kelas 12," ungkapnya.
Suasana haru semakin terasa saat perwakilan siswa, Kayla, menyampaikan pesan perpisahan.
Ia mengungkapkan bahwa meski akan menempuh jalan yang berbeda, kenangan selama di sekolah akan tetap dikenang.
“Kita mungkin akan berjalan ke arah yang berbeda, tapi kenangan ini akan selalu ada,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan siswa kelas XI, Lina, menyampaikan apresiasi kepada kakak kelas yang telah menjadi teladan dan memberikan inspirasi bagi adik tingkat.
Selain penampilan rampak bedug, acara juga diisi dengan penyerahan siswa kepada orang tua serta pengumuman prestasi siswa dalam berbagai perlombaan.
Prosesi pelepasan ini menjadi penutup perjalanan tiga tahun para siswa di sekolah, sekaligus awal langkah mereka untuk meraih cita-cita di masa depan. (ILA)
