Semarak Lomba Bertutur 2026, Siswa SD Pandeglang Tampilkan Kemampuan Literasi

MenaraToday.Com - Pandeglang :

Gedung Layanan Perpustakaan Aulia Kabupaten Pandeglang tampak lebih hidup dari biasanya. Di ruangan yang dipenuhi semangat dan tepuk tangan, puluhan siswa sekolah dasar dari berbagai penjuru Kabupaten Pandeglang bergantian tampil dalam Lomba Bertutur Tingkat SD Sederajat se-Kabupaten Pandeglang Tahun 2026.

Dengan wajah penuh percaya diri, satu per satu peserta naik ke panggung sederhana. Ada yang membawakan cerita rakyat, ada pula yang mengangkat kisah sejarah dan nilai-nilai budaya lokal. Suara mereka yang lantang dan ekspresif seolah membawa para pendengar menyelami kembali kekayaan cerita Nusantara.

Lomba ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang tumbuh bagi generasi muda untuk belajar berbicara di depan umum, membangun rasa percaya diri, serta menanamkan kecintaan terhadap literasi sejak dini. 

Di tengah derasnya arus informasi digital, kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa budaya membaca dan bertutur tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan anak-anak.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, Tb. Nandar Suptandar, yang mewakili Bupati Pandeglang, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang atas konsistensinya menghadirkan program-program literasi.

Ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah cara generasi saat ini mengakses informasi. Generasi Alpha tumbuh dalam lingkungan digital yang serba cepat dan praktis. Namun demikian, tantangan terbesar adalah memastikan mereka tetap memiliki kebiasaan membaca yang kuat, berpikir kritis, serta berkarakter.

“Ini menjadi tantangan bagi kita semua. Generasi sekarang tumbuh di era digital, sehingga budaya membaca harus terus diperkuat agar mereka tetap memiliki wawasan luas, pola pikir kritis, serta karakter yang kuat,” ujarnya.

Harapannya, melalui lomba bertutur ini akan lahir semangat baru dalam melestarikan budaya lokal dan sejarah daerah. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan indeks literasi Kabupaten Pandeglang agar terus berkembang dan sejajar dengan daerah lain.

Di sela-sela kegiatan, suasana hangat terlihat dari dukungan para guru dan orang tua yang hadir memberikan semangat. Bagi para peserta, pengalaman tampil di depan publik menjadi momen berharga yang tak hanya mengasah kemampuan berbicara, tetapi juga membentuk keberanian dan kepercayaan diri.

Tb. Nandar juga mengajak seluruh elemen masyarakat, sekolah, keluarga, komunitas literasi, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya budaya membaca.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Pandeglang, Dra. Hj. Neneng Nuraeni, M.Pd.,  menyampaikan bahwa lomba bertutur merupakan bagian dari program pembinaan literasi yang rutin dilaksanakan sebagai wadah kreativitas siswa sekaligus sarana menumbuhkan kecintaan terhadap membaca dan bercerita.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang edukatif untuk membangun karakter, kepercayaan diri, serta kemampuan komunikasi anak-anak sejak dini. (ILA)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama