MenaraToday.Com - Pandeglang :
Dentuman bedug bertalu-talu memecah suasana pagi di Stadion Badak Kuranten, Kabupaten Pandeglang, Senin (25/5/2026). Irama khas seni rampak bedug yang dimainkan penuh semangat menjadi penanda dimulainya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun 2026.
Ratusan siswa tampak antusias memenuhi area stadion. Dengan seragam olahraga berwarna-warni, mereka datang membawa harapan dan semangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik di arena pertandingan.
Di tengah kemeriahan pembukaan, Bupati Raden Dewi Setiani menyampaikan pesan penting tentang masa depan olahraga di Kabupaten Pandeglang. Menurutnya, O2SN bukan sekadar perlombaan antar pelajar, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan karakter, disiplin, serta semangat berprestasi sejak dini.
“Melalui O2SN tingkat SD ini, kita turut berperan dalam memajukan dunia olahraga, sekaligus meningkatkan kualitas anak didik di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya di hadapan peserta dan para guru pendamping.
Bagi Pemerintah Kabupaten Pandeglang, ajang O2SN menjadi salah satu langkah nyata untuk membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi. Selama ini, pembinaan olahraga telah dilakukan di sekolah-sekolah, namun kompetisi seperti O2SN dinilai mampu menjadi panggung bagi lahirnya bibit atlet potensial.
Bupati Dewi Setiani pun optimistis kejayaan olahraga Pandeglang dapat kembali bangkit. Ia melihat potensi besar yang dimiliki para pelajar, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga di berbagai bidang lainnya.
“Kami mengajak seluruh komponen masyarakat dan jajaran birokrasi untuk bersatu dalam memajukan olahraga. Dengan kebersamaan dan komitmen yang tinggi, kebangkitan olahraga di Pandeglang akan terwujud sesuai harapan,” katanya.
Suasana stadion semakin hidup ketika para atlet cilik dari 35 kecamatan diperkenalkan satu per satu. Sebanyak 525 peserta mengikuti O2SN tahun ini dengan penuh kebanggaan membawa nama daerah masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Pandeglang, Sutoto mengatakan, para siswa diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menanamkan semangat sportivitas dan kerja keras.
“Kami berharap para siswa bersungguh-sungguh menekuni cabang olahraga ini agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan,” ungkapnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang bahkan berencana menghadirkan program kelas olahraga di sekolah-sekolah sebagai program unggulan daerah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi wadah bagi siswa berbakat agar kemampuan mereka berkembang lebih maksimal.
Di balik riuh tepuk tangan dan dentuman rampak bedug pagi itu, tersimpan harapan besar akan lahirnya atlet-atlet muda Pandeglang yang kelak mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional bahkan internasional. (ILA)
